Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pengamat Nilai Dewas Justru Perlambat Kerja KPK
    News

    Pengamat Nilai Dewas Justru Perlambat Kerja KPK

    December 21, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pengamat Nilai Dewas Justru Perlambat Kerja KPK

    Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Jakarta, Jurnas.com – Pakar Hukum Pidana dari Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar soroti lima angggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi).

    Narasi baik dan memiliki integritas yang disematkan kepada lima anggota Dewas itu jangan sampai menjadi `jebakan batman` untuk menyetujui sistem yang ada di lembaga antirasuah itu.

    “Narasi orang baik, orang berintegritas yang mengisi dewan pengawas KPK jangan sampai menjadi jebakan batman buat kita, bahwa kemudian kita menyetujui sistem itu,” kata Fickar, Sabtu (21/12/2019).

    Pasalnya, Fickar menyebut, yang menjadi persoalan bukan pada figur lima angggota Dewas, tetapi pada sistem penanganan kasus korupsi yang dibangun lewat Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.

    Fickar menilai, wewenang Dewas sebagaimana diatur dalam UU hasil revisi itu justru memperlambat kerja KPK. Sebab, untuk melakukan penyadapan, penggeledahan, atau penyitaan, KPK harus mendapat izin dari Dewas.

    Baca juga.. :

    • Everton Tahan Imbang Arsenal di Kandang
    • Pemerintah Dituduh Islamphobia, Ini Kata Mahfud MD
    • Ljungberg Ingin Duet Bareng Arteta di Arsenal

    “Problematiknya adalah pada sistemnya. Satu, Dewas itu memperlambat kerja KPK. Yang kedua, Dewas itu bukan penegak hukum. Itu yang sebenarnya agak melawan sistem,” pungkasnya.

    Sebelumnya, Presiden Jokowi melantik lima anggota Dewas KPK di Istana Negara, Jumat (20/12/2019). Kelimanya adalah Tumpak Hatorangan Panggabean (mantan pimpinan KPK), Harjono (Ketua DKPP), Albertina Ho (hakim), Artidjo Alkostar (mantan hakim agung), dan Syamsudin Haris (peneliti LIPI).

    TAGS : Komisi Pemberantasan Korupsi Dewan Pengawas Abdul Fickar Hadjar

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/64426/Pengamat-Nilai-Dewas-Justru-Perlambat-Kerja-KPK/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleUnited Airlines Berhenti Terbangkan Pesawat Boeing 737 Max
    Next Article Pemerintah Dituduh Islamphobia, Ini Kata Mahfud MD
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.