Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pengamat: NU dan Muhammadiyah Sudah Tak Percaya Kemdikbud
    News

    Pengamat: NU dan Muhammadiyah Sudah Tak Percaya Kemdikbud

    July 23, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pengamat: NU dan Muhammadiyah Sudah Tak Percaya Kemdikbud

    Pengamat pendidikan Indra Charismiadji (Foto: Muti/Jurnas)

    Jakarta, Jurnas.com – Praktisi pendidikan, Indra Charismiadji menilai mundurnya Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah dari Program Organisasi Penggerak (POP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) tidak bisa dipandang sebelah mata.

    Dia menyebut keputusan yang diambil oleh kedua ormas terbesar di Tanah Air itu menyiratkan ada hal yang tidak beres di dalam kementerian yang digawangi Nadiem Anwar Makarim tersebut.

    “Ini ada sinyal-sinyal ketidakberesan dalam Kemdikbud. Leadership (kepemimpinan), program, tata kelola,” ujar Indra saat dihubungi Jurnas.com pada Jumat (24/7).

    Karenanya, menurut Indra, polemik POP ini harus diselesaikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

    “Muhammadiyah dan NU sudah tidak percaya lagi dengan Kemdikbud. Polemiknya harus diselesaikan presiden menurut saya,” kata Direktur Center Education Regulations for Development Analysis (CERDAS) itu.

    Baca juga.. :

    • Perdana Digelar Daring, KIHAJAR 2020 Usung Tiga Program
    • NU dan Muhammadiyah Mundur dari POP Kemendikbud, Gus AMI Protes Nadiem
    • 1.923 Peserta Akan Ikuti UTBK Susulan pada 30 Juli

    “Langkah kedua ormas ini sudah menjadi langkah politik sepertinya,” sambung Indra.

    Sebelumnya diketahui, Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah dan LP Maarif NU kompak mundur dari POP, yang merupakan program di bawah Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemdikbud.

    Keduanya menilai seleksi POP dalam pelaksanaannya tidak transparan. Muhammadiyah dan NU juga menyoroti lolosnya ormas yang justru seharusnya mengeluarkan CSR untuk pendidikan.

    TAGS : Program Organisasi Penggerak Indra Charismiadji Kemdikbud

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/75937/Pengamat-NU-dan-Muhammadiyah-Sudah-Tak-Percaya-Kemdikbud/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMaterai Berusia 2.700 Tahun Ditemukan di Yerusalem
    Next Article Inggris dan AS Tuding Rusia Tembakkan Senjata dari Satelit
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial
    • Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.