Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pengobatan Kanker Kolorektal Kemajuannya Paling Pesat
    News

    Pengobatan Kanker Kolorektal Kemajuannya Paling Pesat

    April 12, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pengobatan Kanker Kolorektal Kemajuannya Paling Pesat 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pengobatan Kanker Kolorektal Kemajuannya Paling Pesat 2
    Ilustrasi kanker. (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Kanker kolorektal menjadi jenis kanker dengan kemajuan pengobatan paling pesat, terbukti dari banyaknya ragam pengobatan yang dapat dilakukan. Hal itu dikatakan Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Prof. Dr. dr. Aru W. Sudoyo, SpPD, KHOM, FINASIM.

    “Kanker kolorektal merupakan jenis kanker dengan kemajuan pengobatan paling pesat, mulai dari operasi hingga imunoterapi,” kata dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu saat diskusi daring, dikutip dari kantor berita Antara, Rabu (12/4).

    Kanker kolorektal merupakan kanker yang menyerang jaringan usus besar (kolon) dan usus paling bawah sampai anus (rektum). Kanker tersebut sebagian besar dimulai dari pertumbuhan polip pada lapisan dalam usus besar atau rektum.

    Kemungkinan polip berubah menjadi kanker tergantung pada jenis polip tersebut. Jika kanker terbentuk dalam polip, maka kanker tersebut dapat tumbuh ke dinding usus besar atau rektum dari waktu ke waktu.

    Aru memaparkan, pengobatan kanker kolorektal yang tersedia di Indonesia saat ini meliputi pengobatan kemoterapi konvensional, terapi target, dan imunoterapi.

    Pengobatan kemoterapi bertujuan mencegah atau memperlambat pertumbuhan dan pembelahan sel kanker. Sementara terapi target adalah terapi yang menargetkan protein yang mengatur pertumbuhan, pembelahan, dan penyebaran sel.

    Sedangkan imunoterapi merupakan metode terapi terbaru yang berupaya membantu sistem kekebalan tubuh agar mampu melawan kanker. Kemudian, memodulasi mekanisme penghambatan kekebalan untuk mengaktifkan kembali kekebalan antitumor.

    “Dengan kemajuan ilmu pengetahuan, kita lihat yang sekarang bisa diberdayakan adalah sel kekebalan tubuh kita sendiri untuk bisa melawan tumornya,” imbuh Aru.

    Berbagai opsi pengobatan tersebut, menurut Aru, akan memberikan harapan baru bagi pasien kanker kolorektal. “Setiap pasien kanker kolorektal akan mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing pasien sehingga hasil yang didapatkan optimal,” katanya.

    Berdasarkan data Globocan tahun 2020, secara global, kanker kolorektal diperkirakan berada di urutan nomor dua penyebab kematian terbesar akibat kanker.

    Sementara di Indonesia, berdasarkan sumber data yang sama, kanker tersebut menduduki kasus tertinggi kedua pada pria setelah kanker paru dengan jumlah kasus baru mencapai 34.189. Kanker tersebut juga menjadi kanker dengan angka kematian tertinggi kelima di Indonesia.

    Faktor risiko kanker kolorektal di antaranya berusia di atas 50 tahun, memiliki riwayat infeksi usus besar, genetik, konsumsi daging merah berlebihan, diet tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, obesitas, merokok, konsumsi alkohol berlebih, menderita gangguan pencernaan berulang, dan memiliki riwayat diabetes melitus tipe 2. (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleLukas Enembe Jadi Tersangka TPPU
    Next Article Operasi Ketupat 2023, Polri Turunkan 148.884 Personel
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.