Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Penjualan EV di Australia cetak rekor meski SUV tetap jadi favorit
    Automotive

    Penjualan EV di Australia cetak rekor meski SUV tetap jadi favorit

    January 5, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Penjualan EV di Australia cetak rekor meski SUV tetap jadi favorit 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Penjualan kendaraan listrik (EV) di Australia mencapai rekor tertinggi pada tahun 2023, kendati penjualan mobil masih didominasi sport utility vehicle (SUV) dan pikap dobel kabin.

    Reuters pada Kamis (6/1) waktu setempat mewartakan bahwa EV menyumbang 7,2 persen dari seluruh mobil yang terjual pada 2023, atau naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan 3,1 persen pada tahun 2022, menurut data Kamar Dagang Industri Otomotif Australia (FCAI).

    Selain itu, hadirnya mobil berjenis EV maupun hybrid turut mendorong kenaikan pangsa pasar penjualan pada 2023 menjadi 16,2 persen.

    Baca juga: Deretan figur yang menikah tahun ini hingga mobil listrik Xiaomi

    Sejak 2022, Australia mulai menerapkan berbagai strategi kendaraan listrik serta mengenalkan transportasi yang lebih ramah lingkungan untuk mendukung pengurangan emisi sebesar 43 persen pada tahun 2030 yang dicanangkan pemerintah.

    Di sisi lain, konsumen Australia menyukai mobil SUV atau dobel kabin yang menyumbang 78 persen dari total penjualan. Padahal mobil dari kedua jenis tersebut umumnya masih menggunakan bahan bakar minyak dan menghasilkan lebih banyak polusi.

    Ford Ranger dan Toyota Hi-Lux merupakan dua mobil paling populer di Australia dengan menyumbang 10 persen penjualan selama 2023.

    Menteri Energi Australia Chris Bowen mengatakan pada November tahun lalu bahwa pemerintah akan merilis rincian standar efisiensi bahan bakar yang digadang-gadang akan menarik produsen mobil listrik luar negeri untuk bersaing di Australia.

    Baca juga: Pabrik Tesla di Shanghai kirim 947.000 kendaraan pada 2023

    Baca juga: Mencermati lompatan strategi inovasi Xiaomi lewat Xiaomi SU7

    Baca juga: Ola Electric jadi perusahaan EV 2W pertama raih sertifikasi PLI

    Pewarta: Alviansyah Pasaribu
    Editor: Maria Rosari Dwi Putri
    Copyright © ANTARA 2024

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHyundai-Kia bidik kenaikan penjualan meskipun target 2023 tak tercapai
    Next Article Audi kenalkan Q8 e-tron yang terinspirasi dari ajang balap Dakar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.