Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Penurunan Kemampuan Belajar Siswa Akibat Pandemi Perparah Kemiskinan
    News

    Penurunan Kemampuan Belajar Siswa Akibat Pandemi Perparah Kemiskinan

    February 5, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Penurunan Kemampuan Belajar Siswa Akibat Pandemi Perparah Kemiskinan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Penurunan Kemampuan Belajar Siswa Akibat Pandemi Perparah Kemiskinan 2
    Mohammad Nuh. (BP/Istimewa)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Penurunan kemampuan belajar siswa akibat pandemi COVID-19 dapat memperparah kemiskinan pendidikan. Hal ini menjadi kekhawatiran Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) periode 2009-2014, Prof Mohammad Nuh.

    “Ini kekhawatiran paling mendasar saya dampak dari ‘learning loss’,” kata dia saat memberikan pelatihan kepada wartawan secara virtual yang dipantau di Jakarta, Jumat (4/2)

    Kata dia, selama beberapa bulan pembelajaran jarak jauh diterapkan belum semua sekolah atau anak didik bisa mengakses ke sumber utama pembelajaran yakni dalam jaringan (daring).

    Hal tersebut bisa saja diakibatkan oleh keterbatasan sarana dan prasarana, biaya untuk membeli kuota internet, ketersediaan gawai, akses internet yang terbatas serta faktor lainnya.

    Bagi masyarakat kelompok menengah ke atas dan tinggal di daerah perkotaan, katanya, mungkin keadaan pembelajaran di masa pandemi atau pembelajaran jarak jauh tidak terlalu menjadi masalah yang signifikan.

    “Mereka yang punya alat, sarana dan prasarana mungkin aman-aman saja. Tapi bagaimana yang tidak? Akibatnya terjadi disparitas yang semakin melebar,” kata Rektor ITS Surabaya periode 2003-2007.

    Oleh sebab itu, Mohammad Nuh yang juga sebagai Ketua Dewan Pers tersebut mendorong pemerintah, terutama pemangku kebijakan segera mengatasi masalah pendidikan agar tidak terjadi disparitas.

    Sebab, penurunan pembelajaran siswa di masa pandemi tidak hanya berdampak pada masa sekarang tetapi juga menyangkut masa depannya. “Anak-anak ini akan mengalami proses kemiskinan dalam pembelajaran,” katanya seperti dikutip dari Kantor Berita Antara.

    Pengayaan pengetahuan anak didik di masa pandemi bisa dilakukan melalui modul-modul pembelajaran. Tetapi jika itu menyangkut skil atau keterampilan maka tidak cukup belajar dari rumah butuh pertemuan tatap muka secara langsung, katanya. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKuartal I 2021 Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Kisaran 1,6 Persen
    Next Article Tambahan Kasus Nasional Naik dari Sehari Sebelumnya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.