Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Penyebab ban berdecit, dari kurang angin hingga mengemudi yang buruk
    Automotive

    Penyebab ban berdecit, dari kurang angin hingga mengemudi yang buruk

    April 5, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Penyebab ban berdecit, dari kurang angin hingga mengemudi yang buruk 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Ban mobil biasanya berdecit ketika tapak ban bersentuhan dengan permukaan jalan untuk mendapatkan traksi.

    Meskipun normal terjadi, ban berdecit juga dapat menjadi indikasi adanya masalah. Apabila ban berdecit saat mobil berbelok atau melaju dengan pelan, hal itu dapat terkait dengan masalah bantalan rem atau komponen suspensi yang aus.

    Berikut beberapa faktor penyebab ban berdecit yang apabila tidak segera diatasi dapat menimbulkan masalah serius untuk kendaraan, sebagaimana disampaikan oleh Manajer Penjualan Nasional PT Hankook Tire Sales Indonesia Apriyanto Yuwono melalui keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu.

    Ban kurang angin

    Kondisi tekanan angin yang kurang akan membuat ban rentan rusak dan membuat kemampuan traksi ban semakin buruk. Ketika mobil berbelok dalam kondisi tekanan angin ban yang kurang, tapak ban akan mencoba menemukan kontak yang tepat dengan permukaan jalan.

    Karet ban akan melorot ke samping karena bentuk jalan yang berbelok dan membuat ban berdecit saat berbelok di tikungan. Oleh sebab itu, tekanan angin yang direkomendasikan yaitu 30-36 Psi untuk city car dan 35-40 Psi untuk SUV.

    Baca juga: Kiat cegah “flat spot” pada ban kendaraan yang lama tak dipakai

    Keausan yang tidak merata

    Ketika keausan ban tidak merata, maka ban akan mengeluarkan suara berdecit bahkan sebelum melewati belokan. Untuk menghindari hal ini, ban perlu diperiksa secara berkala mulai dari balancing dan rotasi, tekanan angin ban, suspensi, hingga kondisi tapak paling luar.

    Roda yang tidak sejajar

    Jika salah satu komponen dari camber dan toe tidak sejajar, ban akan mengalami keausan tidak merata dan menyentuh permukaan jalan dengan posisi yang salah.

    Perlu diingat juga bahwa penyelarasan roda berbeda dengan penyeimbangan ban. Penyelarasan roda akan mempengaruhi posisi suspensi, sementara penyeimbangan ban dilakukan dengan distribusi bobot di dalam ban.

    Baca juga: Tips mudah rotasi ban mobil

    Kerusakan sabuk mesin (fan belt)

    Sabuk mesin yang rusak dapat ditandai dengan suara decit ban saat berbelok seiring dengan kecepatan yang meningkat. Kondisi ini juga menjadi salah satu penyebab kerusakan pompa power steering, yang ditandai dengan setir yang terasa berat saat dikemudikan.

    Kebiasaan mengemudi yang buruk

    Cara mengemudi yang buruk juga bisa menyebabkan ban berdecit. Pastikan untuk menghindari akselerasi dan pengereman mendadak sebab membuat karet ban menjadi kikis dan menyebabkan keausan.

    Ketika melewati tikungan, pengemudi disarankan untuk tidak mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi. Perbedaan antara ban dan titik arah mobil akan menghasilkan suara berdecit dan suhu juga meningkat dengan cepat, yang bisa menyebabkan ban menua sebelum waktunya.

    Baca juga: Lima langkah mengatasi suara “gluduk-gluduk” dari roda depan mobil

    Baca juga: Lima langkah cek kondisi ban jika mudik dengan mobil pribadi

    Pewarta: Rizka Khaerunnisa
    Editor: Natisha Andarningtyas
    Copyright © ANTARA 2023

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBelum sebulan diluncurkan, pemesanan All New Agya capai 2.400 unit
    Next Article Mudik jarak jauh disarankan tidak gunakan kendaraan listrik
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Beli Tiket BTS Jakarta 2026 Biar Nggak Gagal
    • Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.