Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Penyelesaian Utang Petambak Dinilai Tak Sulit
    News

    Penyelesaian Utang Petambak Dinilai Tak Sulit

    August 24, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Penyelesaian Utang Petambak Dinilai Tak Sulit

    Syafrudin Arsyad Temenggung memberikan keterangan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (24/8).

    Jakarta – Mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsyad Temenggung, mengatakan, penyelesaian utang petambak bukan merupakan hal sulit dibanding penanganan ribuan aset lainnya seperti Petrokimia Geresik, PT Dirgantara Indonesia (PT DI), Texmaco, dan lain-lain.

    “Kalau kompleksitas restrukturisasi saya kira tidak terlalu sulit. Saya kira utang petambak itu masalahnya ada kerusuhan sosial,” kata Syafruddin saat menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa dalam sidang perkara dugaan korupsi pemberian Surat Keterangan Lunas (SKL) BLBI di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (24/8/2018).



    Syafruddin mengungkapkan, setelah ditunjuk sebagai ketua BPPN pada 2002, pihaknya menangani sekitar 250 ribu aset kredit yang 6 di antaranya mirip dengan utang petani tambak Dipasena.

    “Jadi pada saat kami jadi ketua BPPN, ada 6 kasus seperti ini (utang petambak Dipasena), termasuk PT Dirgantara Indonesia, Texmaco, itu kira-kira enam yang sebetulnya kompleksitasnya ada kerusuhan,” katanya.

    Baca juga :

    • Notaris Beberkan Dasar BPPN Terbitkan SKL BLBI untuk Sjamsul Nursalim
    • Diduga Ada Anomali Penyelesaian Kasus BLBI
    • Boediono Beberkan Usulan Utang BDNI ala Syafruddin Temenggung

    Menurutnya, dari segi restrukturisasi dan penyelesaiannya, keenam aset itu termasuk utang petambak Dipasena, tidak begitu sulit. Pasalnya, mempunyai pengalaman untuk menangani aset seperti itu.

    “Kami pernah ditugaskan oleh KKSK untuk menghidupkan kembali satu perusahaan, Tuban Petrochemical itu di dalam BPPN dan juga dengan Pertamina yang benar-benar sudah mati dan orangnya punya utang sampai Rp15 triliun,” ujarnya.

    Menurutnya, perusahaan yang sudah parah tersebut harus dihidupkan kembali. “Kita lakukan berbagai cara dan (perushaan itu) hidup, jalan. Saya kira itu tahun 2008 mendapatkan satu anugrah restrukturisasi perusahaan terbaik di Asia,” katanya.

    Karena itu Syafruddin bisa menilai bahwa penyelesaian dan restrukturisasi aset yakni utang petambak itu tidak terlalu sulit atau tingkat kesulitannya tidak signifikan.

    “Tapi kerusahan sosial yang dtimbulkan karena magnitudnya sangat besar sekali, ada 11 ribu petani tambak dan berkaitan sekitar 60 ribu orang yang ada di situ yang harus kita selamatkan. Kita angkat harkat derajatnya, itu kompleksitas yang terjadi,” ujarnya.

    TAGS : BPPN Syafruddin Arsyad tambak

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/39804/Penyelesaian-Utang-Petambak-Dinilai-Tak-Sulit/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBNN Sita Miliaran Rupiah Aset Politikus Nasdem
    Next Article PBB Peringatkan AS Soal Pemangkasan Anggaran UNRWA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.