Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Perayaan Imlek, Cak Imin: Kita Akan Lawan Diskriminasi
    News

    Perayaan Imlek, Cak Imin: Kita Akan Lawan Diskriminasi

    February 6, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Perayaan Imlek, Cak Imin: Kita Akan Lawan Diskriminasi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com–Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menegaskan, partainya akan memastikan bahwa politik kebangsaan tetap menjadi warna utama politik Indonesia. Dia dan PKB akan melawan berbagai bentuk diskriminasi.

    Pernyataan itu disampaikan Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar saat menjadi pembicaraan dalam acara Kongkow Show Imlek yang digelar Rumah Komunitas secara virtual, Sabtu (6/2). Hadir dalam acara tersebut Founder Rumah Komunitas Michael Go dan Mantan Wali Kota Singkawang Hasan Karman.

    Cak Imin mengatakan, dia dan PKB akan menjadi garda terdepan dalam mengawal dan memastikan jalannya politik kebangsaan.

    ”Kita akan tetap berpegang teguh kepada Pancasila dan tetap di jalan kebhinnekaan,” terang Cak Imin.

    Sejak awal didirikan, kata Cak Imin, PKB memiliki hal-hal prinsip yang tidak bisa ditawar. Yakni Pancasila, kebhinnekaan, kemandirian ekonomi, dan kemanusiaan. Termasuk melindungi hak ekonomi sosial politik warga Tionghoa.

    ”PKB akan berdiri tegak dalam melawan diskriminasi dan kesenjangan. Kita harus selalu bangun persaudaraan karena persaudaraan itu kekuatan untuk Indonesia,” tegas Cak Imin.

    Hal itu pula yang melandasi mengapa setiap tahun PKB sebagai satu-satunya partai politik yang tidak pernah absen dalam menyambut Imlek. Sebab, perayaan Imlek adalah salah satu wujud penolakan PKB terhadap bentuk diskriminasi.

    ”Karena Gus Dur dan PKB adalah pencetus sejarah Imlek di Indonesia, sebagai upaya mengakhiri diskriminasi yang ada saat itu,” ungkap Cak Imin.

    Saat menjadi Presiden, Gus Dur mencabut Inpres No. 14/1967 karena bertentangan dengan UUD 1945. Sebelum dicabut, Inpres tersebut selama puluhan tahun mengekang warga Tionghoa. Sehingga, tak bisa bebas melaksanakan budayanya termasuk merayakan Imlek dan Cap Go Meh secara terbuka.

    Setelah mencabutnya, Gus Dur menerbitkan Keppres No. 6/2000 yang menjamin warga Tionghoa dapat menjalankan kegiatan keagamaan, kepercayaan, dan adat istiadat secara terbuka.

    ”Tanpa Gus Dur tidak ada Imlek dan Cap Go Meh dirayakan secara terbuka. Tanpa Gus Dur tidak ada barongsai dan naga turun ke jalan, tidak ada bahasa Mandarin diajarkan di sekolah-sekolah bahkan di pesantren,” ucap Cak Imin.

    Dalam kesempatan menyambut Imlek, dia mengajak semua pihak untuk banyak berbuat baik kepada sesama, kepada bangsa dan negara. Dalam kondisi Covid-19 saat ini, banyak masyarakat yang mendadak sulit hidupnya.

    ”Saya secara pribadi maupun atas nama PKB, mengucapkan selamat menyambut Imlek bagi seluruh saudara saya yang merayakan, doa saya untuk segenap warga Tionghoa yang merayakan,” ujar Cak Imin.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Latu Ratri Mubyarsah

    Reporter : Khafidlul Ulum


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePesantren Bisa Jadi Sentra Ekonomi Masyarakat
    Next Article Penerima Vaksin Bisa Dapat Santunan Rp 1 Juta Sehari Lewat Program Ini
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.