Peringati HUT Ke-77 RI, SIG Gelar Pelatihan Membuat Kue ke Anggota PKK

Peringati HUT Ke-77 RI, SIG Gelar Pelatihan Membuat Kue ke Anggota PKK

JawaPos.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam menggelorakan semangat Kemerdekaan RI menggelar pelatihan membuat kue dengan peserta Ibu-ibu PKK dari dua desa dan tiga kelurahan. Yaitu Desa Sidorukun dan Desa Kramatingil di Kecamatan Gresik. Sedangkan Tiga Kelurahan yaitu Kelurahan Singosari, Kelurahan Sidomoro dan Kelurahan Gending. Ketiganya di Kecamatan Kebomas.sekitar Perusahaan.

General Manager of CSR SIG, Edy Saraya (baju batik) saat menyaksikan praktek pelatihan membuat kue di Balai Desa Sidorukun Kecamatan Gresik. (SIG untuk JawaPos.com)

Sebanyak 100 peserta ibu-ibu PKK mendapatkan pelatihan dan bantuan peralatan membuat kue dengan didampingi pelatih sampai bisa. Total anggaran mencapai Rp 300 juta.

General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan, program pelatihan membuat kue ini dilakukan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar perusahaan.

Kegiatan pelatihan ini menjadi komitmen perusahaan untuk maju bersama masyarakat sekitar perusahaan.

“Program ini untuk mendukung pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Sesuai Motto HUT ke 77 Kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu Pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat,” kata Edy Saraya, usai penyerahan bantuan perlengkapan kue di Desa Sidorukun Kecamatan Gresik.

General Manager of CSR SIG, Edy Saraya, menyerahkan bantuan peralatan pembuat kue. (SIG untuk JawaPos.com)

Lebih lanjut Edy Saraya menambahkan, bantuan pelatihan terhadap Ibu-ibu PKK tersebut sebagai bentuk harmonisasi antara perusahaan SIG dengan masyarakat sekitar.

“Sehingga masyarakat sekitar perusahaan bisa mempunyai usaha dan yang sudah mempunyai usaha bisa naik kelas. Dan tetap dibina sampai naik kelas,” imbuhnya

“Setiap program pelatihan yang dilakukan SIG, tidak hanya memberikan pelatihan, tapi juga memberikan fasilitas peralatan, agar pengetahuan dari pelatihan bisa diterapkan dan berkelanjutan. Seperti saat ini, kita membantu pelatihan dan perlengkapan,” katanya.

Sementara Kepala Desa Sidorukun Kecamatan Gresik Djuli Asfug mengatakan, dari pelatihan ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat untuk berwirausaha.

Ibu-Ibu perserta sangat antusias dalam pelatihan. (SIG untuk JawaPos.com)

“Nanti, akan dibuatkan Badan usaha milik Desa (Bumdes) untuk mewadahi usaha Ibu-ibu PKK. Hasilnya akan dijual ke perusahaan -perusahaan sekitar Desa,” kata Djuli Asfug.

Penutupan pelatihan yang berlangsung selama tiga hari tersebut juga dihadiri Lurah/Kades sekitar perusahaan SIG, serta jajaran dari Dinas UMKM dan Perdagangan Kabupaten Gresik.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : ARM


Credit: Source link

Related Articles