Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Perjanjian Pertukaran Sandera Dengan Hamas Ditolak PM Israel
    International

    Perjanjian Pertukaran Sandera Dengan Hamas Ditolak PM Israel

    March 29, 2024Updated:March 13, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Perjanjian Pertukaran Sandera Dengan Hamas Ditolak PM Israel 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Perjanjian Pertukaran Sandera Dengan Hamas Ditolak PM Israel 2
    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (BP/Ant)

    YERUSALEM, BALIPOST.com – Perjanjian pertukaran sandera dengan Hamas yang awalnya diterima positif oleh kepala badan mata-mata Mossad David Barnea, ditolak dalam pertemuan dengan mediator di Doha, Qatar, menurut media Israel pada Jumat.

    Barnea yakin bahwa kesepakatan dengan Hamas dapat terjadi, tetapi Netanyahu menolak rincian perjanjian yang ditunjukkan kepadanya, demikian lapor Channel 12 yang mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.

    Menurut saluran tersebut, usulan perjanjian mencakup pembebasan 40 tahanan Israel sebagai imbalan atas kembalinya penduduk Gaza utara tanpa syarat ke rumah mereka.

    Dilaporkan juga bahwa Netanyahu menganggap proposal tersebut “lemah” dari sudut pandang Israel dan memerintahkan persiapan pendudukan Rafah di Jalur Gaza selatan.

    Sementara itu anggota Kabinet Keamanan Israel Benny Gantz dan Gadi Eisenkot juga mendukung posisi Barnea, tetapi tidak mencegah Netanyahu dari menentang dan menolak perjanjian tersebut, kata media tersebut, sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara, Jumat (29/3).

    Di bawah kepemimpinan Barnea, delegasi Israel terbang ke Doha pada 18 Maret untuk membahas pertukaran sandera dan gencatan senjata Gaza.

    Media Israel menyebutkan negosiasi dengan Hamas secara resmi dimulai dengan kedatangan delegasi yang dipimpin oleh pimpinan Mossad.

    Nitzan Alon, yang bertanggung jawab dalam bidang penangkapan oleh militer Israel dan orang hilang, adalah anggota delegasi tersebut. Pembicaraan tersebut diperkirakan akan berlangsung sekitar dua minggu, kata Channel 12. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMurid SMA di Singapura Diperkenalkan Tari Bali kepada
    Next Article Bantuan untuk Gaza Dilakukan Helikopter Baru TNI AU
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Israel bom Lebanon kembali menjadi perhatian dunia setelah serangan terbaru (Ilustrasi/AI)

    Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?

    July 9, 2026
    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal (Ilustrasi/AI)

    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal

    June 17, 2026
    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung
    • Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi
    • Outfit Nonton Konser yang Stylish dan Cocok untuk Semua Genre

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.