Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Perkenalkan Nurtanio, Pesawat Masa Depan Karya Anak Bangsa
    News

    Perkenalkan Nurtanio, Pesawat Masa Depan Karya Anak Bangsa

    November 10, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Perkenalkan Nurtanio, Pesawat Masa Depan Karya Anak Bangsa 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Perkenalkan Nurtanio, Pesawat Masa Depan Karya Anak Bangsa

    Presiden Joko Widodo memberi nama Pesawat Nurtanio

    Jakarta – Bertepatan dengan Hari Pahlawan 2017, Presiden Joko Widodo resmi memberi nama pesawat terbang model N-219, karya PT Dirgantara Indonesia (DI) dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

    Nurtanio, demikian nama yang disandangkan oleh sang presiden untuk burung besi buatan anak bangsa tersebut, di Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuna, Jakarta, pada Jumat (10/11).

    Lalu, siapakah sosok Nurtanio? Jokowi menjelaskan Nurtanio adalah pemilik nama lengkap Laksamana Muda Udara (Anumerta) Nurtanio Pringgoadisuryo. Prajurit angkatan udara era Soekarno ini gugur dalam uji coba penerbangan pesawat Arev (Api Revolusi, Red) di Bandung, 21 Maret 1966 silam.

    “Laksamana Muda Udara (Anumerta) Nurtanio Pringgoadisuryo adalah patriot bangsa yang telah berjuang tanpa pamrih. Seluruh hidupnya didharmabaktikan untuk kedirgantaraan Indonesia. Beliau gugur dalam sebuah penerbangan uji coba,” ujar Presiden saat memberikan sambutan.

    Semasa hidupnya, Nurtanio ialah sosok pembuat pesawat pertama Indonesia, yang diberi nama Sikumbang. Karyanya berlanjut pada Kunang-Kunang, Belalang, Gelatik, hingga akhirnya ada produksi F-27.

    Perlu sertifikasi

    Berdasarkan pernyataan pers PT DI, pesawat Nurtanio memiliki kemampuan khusus terbang di wilayah terpencil, seperti di pegunungan Papua. Keberadaan pesawat itu diharapkan bisa membuka konektivitas antar daerah, sehingga disparitas harga dapat ditekan.

    Namun, pesawat perintis itu belum bisa diproduksi secara massal tahun ini. Sebelum diproduksi massal, pesawat Nurtanio terlebih dahulu harus mendapatkan sertifikasi layak terbang, melalui uji coba terbang selama 300 jam.

    Diperkirakan, pesawat Nurtanio sudah bisa diproduksi pada 2018 mendatang.

    “Kalau ini sudah selesai, proses berikutnya adalah proses bisnis. Harus bisa dipasarkan, harus bisa masuk ke industri sehingga industri pesawat kita akan berkembang,” ujar Jokowi.

    TAGS : Teknologi N-219 Nurtanio Jokowi

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/24554/Perkenalkan-Nurtanio-Pesawat-Masa-Depan-Karya-Anak-Bangsa/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMogherini Pastikan Semua Negara Patuh Kesepakatan Nuklir Iran
    Next Article PKB Tolak Kader Golkar Dampingi RK di Pilgub Jabar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.