Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Persentase Korban Jiwa COVID-19 Bali di Atas Nasional dan Dunia
    News

    Persentase Korban Jiwa COVID-19 Bali di Atas Nasional dan Dunia

    March 5, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Persentase Korban Jiwa COVID-19 Bali di Atas Nasional dan Dunia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Persentase Korban Jiwa COVID-19 Bali di Atas Nasional dan Dunia 2
    Ilustrasi. (BP/Suarsana)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Tambahan korban jiwa COVID-19 di Bali pada Kamis (5/3) mencapai rekor baru dengan jumlah 17 orang. Kumulatif korban jiwa COVID-19, setelah hampir 1 tahun diumumkannya kasus COVID-19 dan juga korban jiwa pertama di Bali pada 11 Maret 2020, mencapai 964 orang (2,74 persen).

    Terdapat 960 WNI dan 4 WNA menjadi korban akibat virus corona ini di Bali. Bahkan jika dilihat secara persentase, jumlah kematian di Bali lebih tinggi dari nasional yang kini mencapai 2,71 persen dan dunia yang mencapai 2,22 persen dari total kasus.

    Dilihat dari sebarannya di data Satgas Penanganan COVID-19 Bali, lima besar kabupaten/kota yang melaporkan korban meninggal adalah Denpasar 208 orang, Badung 160 orang, Gianyar 127 orang, Tabanan 118 orang, dan Buleleng 98 orang. Posisi keenam hingga sembilan adalah Karangasem 72 orang, Jembrana 69 orang, Bangli 66 orang, dan Klungkung 38 orang. Terdapat pula 4 korban jiwa dari kabupaten lain.

    Sementara per Kamis, jumlah kumulatif kasus COVID-19 mencapai 35.165 orang. Dari total kasus yang ditangani itu, sebanyak sebanyak 32.121 orang (91,34 persen) sudah sembuh dan 2.080 orang (5,91 persen) masih menjalani perawatan dan karantina.

    Soal kasus kematian yang masih relatif tinggi ini, Presiden Joko Widodo dalam pernyataan yang diunggah melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (4/3) mengakuinya. Ia menyebut pemerintah masih harus berupaya keras untuk menekan tingkat kematian yang disebabkan oleh virus korona tersebut. “Ini yang harus kita perhatikan dan kita harus bekerja keras agar angka kematian di Indonesia bisa berada di bawah angka rata-rata kematian dunia. Tapi angka kematian ini sudah jauh membaik dibandingkan di awal penanganan Covid. Saya kira kerja keras kita selama ini memberikan hasil yang baik,” tandasnya.

    Ia menyebutkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang mengiringi kebijakan vaksinasi massal terus berlanjut. Terkini, pemerintah berfokus pada pembatasan dalam skala mikro yang berdasarkan hasil evaluasi memberikan hasil yang cukup baik.

    Selama PPKM skala mikro tersebut, posko-posko penanganan COVID-19 di tingkat desa dan kelurahan tampak semakin aktif untuk mencegah penularan. Komunikasi antarwilayah juga berangsur berjalan dengan baik disertai dengan gotong royong antara masing-masing desa dan kelurahan yang berujung pada penurunan kasus mingguan.

    “Penambahan kasus mingguan di tujuh provinsi, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Bali kelihatan sekali trennya menurun. Ini sangat bagus,” ujarnya.

    Berdasarkan sejumlah parameter penanganan pandemi, per 3 Maret 2021 kasus aktif di Indonesia berada pada angka 11,11 persen. Sementara kasus aktif dunia berada di angka 18,85 persen. Artinya, kasus aktif di Indonesia masih lebih rendah dari rata-rata kasus aktif dunia.

    Demikian halnya dengan rata-rata angka kesembuhan di mana pada waktu yang sama angka kesembuhan di Indonesia berada pada 86,18 persen. Adapun rata-rata kesembuhan dunia berada di angka 78,93 persen. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata kesembuhan dari Covid-19 di negara kita lebih baik dibandingkan rata-rata kesembuhan dunia.

    “Perlu juga saya informasikan mengenai positivity rate di Indonesia. Di akhir Januari 2021 itu berada di angka 36,19 persen. Kemudian turun di 2 Maret (2021) ini, berada di angka 18,6 persen. Ini kita harapkan juga semakin turun, turun, dan turun lagi,” imbuhnya. (Diah Dewi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHyundai dan LG berbagi biaya penggantian baterai kendaraan listrik
    Next Article 5 Zodiak Ini Pandai Pengaruhi Orang Lain Demi Keuntungan Pribadi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.