Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»PKB Dorong Penguatan Literasi Pendidikan
    News

    PKB Dorong Penguatan Literasi Pendidikan

    December 11, 2019Updated:April 9, 2020No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    PKB Dorong Penguatan Literasi Pendidikan

    Diskusi soal pendidikan di DPP PKB

    Jakarta, Jurnas.com – Hasil riset Programme for International Student Assessment (PISA) 2018 yang diumumkan The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) menunjukkan tingkat literasi siswa sekolah di Indonesia sangat rendah.

    Hasil riset lembaga yang berkedudukan di Paris, Prancis itu menempatkan Indonesia di posisi 72 dari 78 negara. Sementara posisi tertinggi dipegang China.

    Kondisi ini memicu keprihatinan Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda. Ia mendesak agar hasil kajian tersebut dijadikan sebagai acuan dalam melakukan perubahan yang lebih baik bagi dunia pendidikan di Indonesia.

    “Mengacu dari skor PISA ini, kita ingin mendorong percepatan perubahan paradigma pendidikan kita, termasuk isu soal pendidikan itu adalah soal literasi,” ujar Huda dalam diskusi bertema ”PISA, Literasi dan Urgensi Road Map Bonus Demografi” di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Rabu (11/12/2019).

    Ketua DPP PKB ini mengatakan, dari laporan PISA muncul pertanyaan, apa penyebab rendahnya literasi siswa Indonesia. Apakah karena minimnya ketersediaan fasilitas literasi atau memang karena minimnya minat baca masyarakat Indonesia?

    ”Hasil survei kecil-kecilan saya membuktikan bahwa anak-anak kita sangat cenderung ingin membaca. Minat untuk membaca tinggi sekali. Problemnya enggak ada buku. Daerah-daerah yang terpencil, apalagi di tiga T (Terdepan, Terluar, dan Terbelakang) itu, anak-anak setiap hari yang dia lihat, tanah lagi, yang dia lihat tanah lagi. Enggak pernah dia lihat buku. Tak pernah menjumpai buku,” katanya.

    Karena itu, Huda menilai diperlukan afirmasi kebijakan yang serius dari pemerintah soal gerakan literasi. Sebab, hal ini menjadi pertahanan terbaik bagi bangsa. “Bagaimana anak-anak cerdas, anak-anak yang berpikir terbuka. Itu adalah modal bagi masa depan bangsa ini,” urainya.

    Laporan PISA, kata Huda, menunjukkan Indonesia dalam kondisi kritis, dimana banyak anak yang tidak memiliki kesempatan untuk sekadar memegang buku apalagi membacanya. Mereka pun minim wacana dan pengetahuan.

    “Kami di Komisi X akan mengawal semua yang sudah digagas (Mendikbud) on paper agar implementatif di lapangan,” tegas Huda.

    Sementara itu, Peneliti Universitas Paramadina Totok A Soefijanto, mengatakan, hasil laporan PISA ini harus dijadikan cambuk untuk berbenah agar ke depan Indonesia bisa menjadi lebih baik.

    “Saya bersyukur dengan adanya ini, orang jadi perhatian semua. Yang tadinya tenang-tenang saja soal literasi, soal prestasi akademik, nah semua sekarang sudah mulai melihat,” katanya.

    Karena itu, menurutnya, saat ini bagaimana menumbuhkan demam literasi di masyarakat. Masalah ini tidak boleh hanya dijadikan sebagai tanggungjawab pemerintah dan sekolah saja, namun harus menjadi urusan masyarakat secara luas.

    “Sejak dalam keluarga, masyarakat, pemkot, pemkab, semua harus dilibatkan. Kita coba dorong membaca di tempat publik dan tempat umum. Kita sediakan pojok membaca. Kita sediakan saja, soal orang mau baca terserah yang penting tersedia dulu,” paparnya.

    “Setelah tersedia, baru kemudian kita adakan kegiatan membaca. Itu insyaAllah akan berhasil. Yang penting kita berikhtiar dulu, disiapkan agar dalam masyarakat terjadi demam literasi,” sambungnya.

    Pegiat Literasi yang juga Pendiri Pustaka Bergerak, Nirwan Ahmad Arsuka, untuk meningkatkan literasi, diperlukan pendekatan yang radikal. Sebab, masalah ini jika tidak segera dibenahi maka Indonesia akan selalu tertinggal.

    “Sebenarnya orang-orang Indonesia secara individual, orang-orang tertentu di Indonesia itu kemampuan matematika dan science luar biasa, tidak kalah dari para jenius di luar negeri. Tapi secara kolektif kita memang rendah dan itulah yang harus dibenahi,” katanya.

    Langkah pembenahan radikal yang dimaksud, yakni bagaimana masalah ini tidak boleh dianggap hanya sebagai persoalan Kemendikbud semata.

    Baginya, seluruh pihak harus terlibat mengurusi peningkatan kemampuan warga, dan masyarakat kita memahami teks, memahami matematika, dan science.

    Ia juga menyebut literasi harus menjadi gerakan nasional dimana semua pihak terlibat untuk memberikan yang terbaik.

    TAGS : Literasi PISA Syaiful Huda

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/63828/PKB-Dorong-Penguatan-Literasi-Pendidikan/

     

    Playgroup Islam di Depok

    Sekolah SD Swasta terbaik di Depok

    Sekolah SD Unggulan di Depok

    Playgroup Islam di Depok

    TK Islami Depok

    Sekolah TK Islam Terbaik di Depok

    Kelompok Bermain (KB) Terbaik

    Jual Media Pembelajaran Disini

    Jasa Pembuatan Elearning Terfavorit

    Sistem Media Pembelajaran

    Penerapan Media Pembelajaran Pendidikan

    Lokasi Jual Software Media Pembelajaran

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAnwar Ibrahim Diperiksa Terkait Kasus Wik-wik
    Next Article Iran Kecam Dewan Kerjasama Teluk Persia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta (Instagram)

    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta Saat Pramono Naik Haji

    May 22, 2026
    Musim Kemarau 2026 Mulai Berdampak (Ilustrasi/AI)

    Musim Kemarau 2026 Mulai Berdampak, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

    May 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.