Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Polisi Belum Temukan Motif Politik dan Ideologi Kelompok Saracen
    News

    Polisi Belum Temukan Motif Politik dan Ideologi Kelompok Saracen

    August 26, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Polisi Belum Temukan Motif Politik dan Ideologi Kelompok Saracen 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Polisi Belum Temukan Motif Politik dan Ideologi Kelompok Saracen

    Tersangka penyebaran ujaran kebencian di media sosial (Foto: Lipuran6/Helmi Fithiansyah)

    Jakarta – Kepolisian tengah mengintensifkan proses penyidikan kasus dugaan penyedia dan penyebar ujaran kebencian di media sosial serta penyebar berita bohong atau hoax yang berbau SARA yang dilakukan kelompok Saracen. Dari hasil penyidikan yang sudah berjalan, polisi sejauh ini belum menemukan bukti mengenai adanya motif politik atau ideologi yang dilakukan kelompok Saracen.

    Demikian disamapiakan Analis Kebijakan Madya Bidang Penmas Divhumas Polri Komisaris Besar Sulistyo Pudjo Hartono dalam diskusi bertajuk `Saracen dan Wajah Medsos Kita,` di Cikini, Jakarta, Sabtu (26/8). Menurut Pudjo, sejauh ini kelompok tersebut dalam menjalankan aksinya tak ada muatan politik. Dugaan politik, kata Pudjo, justru dari si pemesan.

    ”Jadi kalau mamasalah politik itu kan tentu saja adalah orang yang memesan,” ujar Pudjo.

    Sejauh ini, kata Pujo, motif kelompok Saracen memproduksi dan menyebarkan berita hoax lantaran motif atau faktor ekonomi. “Sementara dari fakta hukum, itu mereka motifnya adalah ekonomi. Motif ekonomilah yang jadi arah mereka buat kelompok ini. Motif ekonomi adalah para pelakunya,” ucap dia.

    Selain ujaran berbau poitik, Saracen juga memproduksi yang berbau produk-produk ekonomi dan sosial dan lain sebagainya. Dimana kelompok Saracen yang dimotori Jasriadi menangkap adanya peluang pasar terkait berita-berita manipulatif.

    “Jadi kelompok ini tergantung pasar. Jadi ideologi yang mengendalikan adalah pasar ekonomi,” tandas Pudjo.

    Seperti diketahui, polisi belum lama ini membongkar sindikat penyebar ujaran kebencian atau hate speech dan SARA melalui media sosial, Saracen. Polisi telah menangkap tiga orang dan ditetapkannya sebagai tersangka.

    Ketiganya yakni Jasriadi yang diduga berperan sebagai ketua; Sri Rahayu Ningsih yang diduga sebagai koordinator grup wilayah; dan Muhammad Faizal Tanong yang diduga sebagai koordinator bidang media dan informasi.

    TAGS : Saracen Media Sosial

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/20761/Polisi-Belum-Temukan-Motif-Politik-dan-Ideologi-Kelompok-Saracen/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePolisi Sebut Kelompok Saracen Berisi Orang-orang Cerdas
    Next Article Indonesia Perlu Kurikulum Literasi Medsos
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Samsung Galaxy Z Fold 8 Kapan Rilis? Ini Bocoran dan Fitur Terbarunya
    • Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?
    • Sarah Gibson Diselingkuhin? Ini Kronologinya hingga Direspons Tengku Dewi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.