Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Polisi Lacak Aliran Rekening Saracen 3-4 Tahun yang Lalu
    News

    Polisi Lacak Aliran Rekening Saracen 3-4 Tahun yang Lalu

    September 9, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Polisi Lacak Aliran Rekening Saracen 3-4 Tahun yang Lalu 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Polisi Lacak Aliran Rekening Saracen 3-4 Tahun yang Lalu

    Ilustrasi Hoax

    Jakarta – Kepolisian sedang menelusuri sumber dana yang diterima kelompok Saracen. Polisi akan menelusuri aliran dana yang diterima kelompok yang diduga menyebarkan ujaran kebencian dan muatan SARA itu selama beberapa tahun terakhir.

    “Saracen masih penelusuran. Untuk rekening yang berkaitan Saracen, kami tarik ke belakang 3-4 tahun ke belakang,” ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto di, Jakarta, Sabtu (9/9/2017).

    Penyidik Polri sebelumnya menduga ada 14 rekening terkait dugaan tindak pidana penyebaran ujaran kebencian dan muatan SARA oleh kelompok Saracen. Rekening-rekening itu dihimpun dari data yang tersimpan di harddisk drive milik para tersangka.

    Untuk menganalisis aliran dana masuk dan keluar di rekening-rekening itu, Polisi bekerjasama dengan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK).

    “Untuk mengetahui apa yang terjadi dengan rekening tersebut, apakah ada transaksi atau hal lainnya. Jadi kami masih tunggu PPATK. Kami pantau terus,” tutur Rikwanto.

    Rikwanto juga memastikan bahwa pihaknya terus mendalami kasus dugaan tindak pidana penyebaran ujaran kebencian dan muatan SARA yang diduga dilakukan oleh kelompok Saracen. Sejauh ini sudah empat orang ditetapkan jadi tersangka dalam kasus tersebut. Yakni, JAS, MFT, AMH, dan SRN.

    Kelompok Saracen diketahui bersedia menyebarkan konten ujaran kebencian dan berbau SARA di media sosial sesuai pesanan. Dalam proposal yang ditawarkan ke sejumlah pihak, kelompok Saracen menetapkan tarif sekitar Rp 72 juta.

    Biaya itu meliputi biaya pembuatan website sebesar Rp 15 juta, dan membayar sekitar 15 buzzer sebesar Rp 45 juta perbulan. Ada juga anggaran tersendiri untuk Jasriadi selaku ketua sebesar Rp 10 juta. Selebihnya, biaya untuk membayar orang-orang yang diklaim wartawan.

    TAGS : Saracen Mabes Polri Sosmed

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/21519/Polisi-Lacak-Aliran-Rekening-Saracen-3-4-Tahun-yang-Lalu/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKPK Kantongi Bukti Suap PT Aquamarine Divindo Inspection dari Tiga Hakim PN Jaksel
    Next Article Bangladesh Desak PBB Keluarkan Resolusi untuk Rohingya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan
    • Begini Cara Melacak HP yang Hilang dengan Email Menggunakan Akun Google
    • Samsung Galaxy Z Fold 8 Kapan Rilis? Ini Bocoran dan Fitur Terbarunya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.