Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Polri Petakan Daerah Rawan Selama Pilkada 2020
    News

    Polri Petakan Daerah Rawan Selama Pilkada 2020

    September 12, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Polri Petakan Daerah Rawan Selama Pilkada 2020 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Mabes Polri mulai memetakan Indeks Potensi Kerawanan (IPK) untuk wilayah di Indonesia yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak 2020. Pemetaan dilakukan berdasarkan karakteristik di masing-masing wilayah.

    “Semua wilayah dari 270 daerah yang akan melaksanakan pilkada serentak lanjutan 2020 tentunya semua memiliki potensi kerawanan sesuai karakteristik masing-masing daerah,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono kepada wartawan, Sabtu (12/9).

    Kendati demikian, Awi tak mau menyebut wilayah mana saja yang dianggap rawan. Dia menyebut data tersebut sudah dikantongi petugas untuk operasi di lapangan. “Hal ini menjadi data inteligen yang tidak bisa kami sampaikan di forum ini,” imbuhnya.

    Petugas mengelompokan IPK suaru daerah dalam kategori kurang rawan, rawan, dan sangat rawan. “Indeks potensi kerawanan pilkada serentak 2020 diatur dalam beberapa hal yang jadi unsur-unsur IPK, terdiri dari ada 5 dimensi, 17 variabel dan 118 indikator,” tambahnya.

    Lima dimensi yang dimaksud Awi yakni dimensi penyelenggara atau KPU yang memiliki tiga variabel berisi profesionalisme penyelenggara. Dimensi kedua adalah peserta pemilu. Berisi tentang persoalan terkait peserta paslon meliputi politik uang hingga isu sara terhadap para lawannya.

    Dimensi ketiga adalah partisipasi masyarakat. Berisi tentang mobilisasi masyarakat untuk membuat situasi anarkis. Dimensi keempat adalah terkait potensi gangguan keamanan yang indikatornya berisi konflik antar pendukung paslon. Dan dimensi ambang gangguan yang berisi potensi kriminalitas. “Itu sudah menjadi catatan kepolisian untuk dijadikan pedoman dalam rangka diteksi dini terjadinya gangguan kamtibmas,” tandas Awi.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Bintang Pradewo

    Reporter : Sabik Aji Taufan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMilenial Ciptakan ID Card untuk Pasien Covid-19 Saat Isolasi Mandiri
    Next Article Stok Bahan Pangan di Buleleng Mencukupi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial
    • Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya
    • Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.