Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Posisi Wakil KSP Bikin Istana Makin Obesitas
    News

    Posisi Wakil KSP Bikin Istana Makin Obesitas

    December 31, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Posisi Wakil KSP Bikin Istana Makin Obesitas

    Pangi Syarwi Chaniago

    Jakarta, Jurnas.com – Penambahan posisi Wakil Kepala Staf Presiden (KSP) membuat Istana makin gemuk. Keberadaan posisi baru itu tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2019 tentang Kantor Staf Presiden.

    Demikian disampaikan Analis Politik Sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago kepad wartawan, Selasa (31/12/2019).

    “Kebijakan ini paradoks, mengapa? presiden Jokowi memberikan contoh preseden buruk di tengah agenda pemangkasan birokrasi (reformasi birokrasi). Di hadapan anggota MPR pada saat pelantikan beliau berpidato dengan nada optimis akan melakukan pemangkasan birokrasi, namun struktur birokrasi dilingkaran istana malah semakin gemuk,” kata Pangi.

    Menurut Pangi, Hal yang paling penting adalah bagaimana pemerintah menjelaskan manfaat, tugas dan fungsi dari masing-masing posisi dan jabatan baru itu kepada masyarakat, sehingga publik tidak buru-buru curiga.

    “Bagaimana pun ceritanya,  penambahan jabatan atau nomenklatur baru untuk penyokong kinerja presiden pasti akan menambah beban anggaran, juru bicara presiden harus clear menjelaskan ke publik asbabul nuzul urgensi adanya jabatan baru ini,” ujar dia.

    Baca juga.. :

    • Maju Pilkada, Gibran dan Bobby Harus Bisa Keluar dari Bayang – Bayang Jokowi
    • PKB Yakin Pimpinan Baru KPK dan Dewas Solid Cegah Korupsi
    • KPK Usulkan Draf RUU Tipikor ke Presiden dan DPR

    Publik wajib mendapatkan informasi yang jelas dan lengkap termasuk rasionalisasi atas kebijakan tersebut, karena ini sangat erat kaitannya dengan tanggungjawab pemerintah ke publik.

    “Jika tidak ada rasionalisasi yang jelas, Kalau memang ngak ada gunanya kenapa ditambah? Kira kira kan begitu,” ujar dia.

    Masih kata Pangi, Presiden harus menghindari menambah jabatan sebagai bagian dari upaya akomodasi politik semata dan boleh jadi tidak begitu penting penambahan posisi tersebut karena tidak punya korelasi linear terhadap peningkatan kinerja, yang ada hanya pemborosan keuangan negara.

    “Betapa obesitas pemerintahan Jokowi 2019-2024, lebih gemuk dari periode pertama, mulai dari jabatan staf khusus, staf khusus milenial sebanyak 7 orang, Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) sebanyak 8 orang, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIB) sebanyak 8 orang, Wakil Menteri sebanyak 12 orang dan lain-lain, namun yang menjadi pertanyaan apa manfaat semua itu bagi masyarakat?,” kata Pangi.

    “Jika akomodasi politik lebih diutamakan ketimbang urgensi maka sesungguhnya presiden berada pada posisi yang lemah dan tidak mampu berkutik menghindar atau melawan tekanan politik. Penambahan struktur dan jabatan strategis di lingkaran presiden harus punya rasionalisasi yang kuat, jika tidak maka presiden akan distempel inkosisten,” tegasnya.

    TAGS : Wakil KSP Jokowi Pangi Syarwi Chaniago

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/64857/Posisi-Wakil-KSP-Bikin-Istana-Makin-Obesitas/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMasyarakat Bengkulu Utara Anggap Rohidin Lebih Baik Dibanding Gubernur Sebelumnya
    Next Article Hari Ini Polda Metro Turunkan 10 Ribu Personel Amankan Tahun Baru
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Samsung Galaxy Z Fold 8 Kapan Rilis? Ini Bocoran dan Fitur Terbarunya
    • Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?
    • Sarah Gibson Diselingkuhin? Ini Kronologinya hingga Direspons Tengku Dewi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.