Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»PPKM Darurat Diberlakukan, Tambahan Kasus COVID-19 Nasional dan Kesembuhan Pecahkan Rekor!
    News

    PPKM Darurat Diberlakukan, Tambahan Kasus COVID-19 Nasional dan Kesembuhan Pecahkan Rekor!

    July 3, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    PPKM Darurat Diberlakukan, Tambahan Kasus COVID-19 Nasional dan Kesembuhan Pecahkan Rekor! 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    PPKM Darurat Diberlakukan, Tambahan Kasus COVID-19 Nasional dan Kesembuhan Pecahkan Rekor! 2
    Tangkapan layar sebaran COVID-19 di Indonesia. (BP/kmb)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Di hari pertama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Sabtu (3/7), tambahan kasus COVID-19 masih tinggi. Bahkan, pemecahan rekor kembali terjadi pada hari ini.

    Ini artinya, sudah empat hari berturut-turut, tambahan kasus memecahkan rekor. Kali ini, jumlahnya melampaui 27 ribu orang.

    Hari ini juga terjadi pencapaian tertinggi tambahan pasien sembuh sejak pandemi melanda. Rekor sebelumnya dicapai pada 8 Februari 2021 dengan 13.038 pasien dinyatakan sembuh dalam sehari.

    Korban jiwa pada hari ini masih cukup tinggi. Angkanya hampir 500 kasus.

    Data Satgas Penanganan COVID-19 Nasional, memperlihatkan terjadi penambahan 27.913 orang.
    Kumulatifnya menjadi 2.256.851 orang.

    Pada hari ini dilaporkan yang sembuh sebanyak 13.282 orang. Total pasien sembuh menjadi 1.915.147 orang.

    Korban jiwa tercatat 493 orang. Sehingga kumulatifnya menjadi 60.027 orang selama pandemi berlangsung sejak Maret 2020.

    Jumlah pasien COVID-19 yang masih dirawat mencapai 281.677 orang. Selain itu, masih terdapat 135.043 suspek.

    PPKM Mulai Jalan

    Untuk menekan laju penularan, pemerintah menerapkan kebijakan PPKM Darurat di Jawa dan Bali pada 3 hingga 20 Juli. Koordinator PPKM Darurat Jawa Bali, Luhut B. Pandjaitan yang juga Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi mengatakan bahwa dirinya terus mengecek pelaksanaan PPKM Darurat dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Pangdam, dan Polda setempat.

    “Saat ini PPKM Darurat sudah jalan dan mulai pagi ini efektif. Saya tadi cek beberapa gubernur, Pangdam, dan Kapolda mengenai pelaksanaan di daerah-daerah, saya lihat sudah mulai jalan, sudah oke,” katanya.

    Terkait kenaikan kasus yang terus memecahkan rekor ini, ia mengatakan pihaknya sudah meminta agar Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatur harga eceran tertinggi obat. Dalam keterangan pers virtualnya, Sabtu, dipantau dari Denpasar, Luhut mengatakan 3 hari belakangan ada tren kenaikan harga obat di pasaran.

    Kondisi ini tidak bisa diterima karena menurutnya dua minggu ke depan, kasus COVID-19 masih akan naik terus. Karena masa inkubasi dari varian ini masih jalan. “Ini masa kritis buat kita dua minggu ini. Karena itu masalah obat, oksigen, kesehatan, masalah hoax, dan buat-buat berita tidak benar! Itu akan kami tindak dengan jelas,” tegasnya.

    Ia mengatakan ini merupakan masalah kemanusiaan. Diakui, mengurus oksigen saja sudah pusing karena kebutuhannya naik berlipat-lipat. “Jadi tidak perlu mengambil keuntungan dari keadaan ini. Harga-harga harus dibikin yang wajar, jadi jangan sampai tidak wajar dan harus setiap ada Permen (peraturan menteri, red) yang dibuat Menteri Kesehatan, itu acuannya,” ujarnya.

    Luhut meminta aparat penegak hukum menindak tegas orang yang bermain-main dengan keadaan ini. “Saya gak ada urusan siapa dia, urusan backing-backing. Pokoknya sampai ke akar-akarnya kita cabut saja,” ujarnya.

    Ia mengatakan akan memback up Menkes karena ini menyangkut masalah kemanusiaan. Angka kematian naik. “Jadi jika kematian dikarenakan obat yang tidak benar, para produsen atau distributor yang main.

    Ia menggarisbawahi bahwa keadaan ini sangat sulit. Bahkan di dunia, hampir sama situasinya dengan varian baru ini. “Jadi butuh obat yang cukup, tempat yang cukup, oksigen yang cukup dan sekarang kami kerja keras untuk mencukupinya. Jadi jangan diganggu dengan kepentingan-kepentingan yang mau cari untung,” sebutnya.

    Ia masih melihat adanya upaya menaik-naikkan harga. “Ini taruhannya adalah rakyat bukan ada masalah lain. Taruhannya adalah keselamatan rakyat Indonesia. Dan ini tugas pemerintah dalam konstitusi,” tutupnya. (Diah Dewi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAirAsia Indonesia Hentikan Sementara Layanan Penerbangan
    Next Article Rekor Baru, 27.913 Positif Covid-19 dalam Sehari, Jakarta Sepertiganya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.