Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Praktik Inovasi Teknologi Masih Terbentur Takhayul
    News

    Praktik Inovasi Teknologi Masih Terbentur Takhayul

    August 11, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Praktik Inovasi Teknologi Masih Terbentur Takhayul 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Praktik Inovasi Teknologi Masih Terbentur Takhayul

    Menristekdikti Mohamad Nasir di Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) BATAN, Tangerang Selatan (foto: Humas)

    Makassar – Indonesia memiliki berbagai macam inovasi teknologi yang sudah dikembangkan, baik oleh lembaga penelitian, maupun perguruan tinggi. Namun, kendalanya kini teknologi-teknologi tersebut sulit diterapkan di tengah-tengah masyarakat, akibat masih maraknya pola berpikir tidak rasional atau takhayul.

    Untuk menjembatani hal, menurut Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti (SDID) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Ali Ghufron Mukti perlu adanya komunikasi teknologi sains (Science Communication, Red), dari peneliti kepada peneliti (scientist to scientist) dan peneliti kepada masyarakat (scientist to non-scientist).

    “Masyarakat kita masih banyak sekali yang mindset-nya berbasis pada sesuatu yang tidak memiliki bukti (evidence) dan tidak rasional. Karena itu, dosen, peneliti dan bahkan media memiliki tanggung jawab untuk mengomunikasikan kepada masyarakat agar berpikir lebih rasional,” ujar Ali usai mengisi Seminar Science Communication di kantor Kopertis Wilayah IX, Maros, Sulawesi Selatan, Jumat (11/8).

    Salah satu bukti maraknya takhayul di tengah masyarakat menurut Ali adalah fenomena Dimas Kanjeng, yang viral beberapa bulan lalu. Kepercayaan masyarakat terhadap Dimas Kanjeng dapat menggandakan uang, terjadi lantaran masyarakat tidak memahami sesuatu berdasarkan ilmu pengetahuan.

    “Padahal itu tidak bisa diterima oleh akal sehat, dan jika tidak diterima oleh akal artinya itu bukan pengetahuan (knowledge). Tugas para ilmuwan, dosen, peneliti dan media untuk menyampaikan tentang investasi yang bisa dipercaya, jika tujuannya memang untuk menggandakan uang,” katanya.

    Bukti lainnya, Indonesia selama ini menyimpan sumber daya Uranium yang cukup besar. Namun, Uranium untuk nuklir sulit dikembangkan akibat kerap kali disalahartikan oleh masyarakat sebagai ancaman yang berujung ketakutan.

    “Persepsi masyarakat selama ini nuklir itu berbahaya, menakutkan dan negatif. Padahal, kita punya reaktor nuklir di Yogyakarta sudah 30 tahun,” terangnya.

    TAGS : Pendidikan Iptek Kemristekdikti

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/20045/Praktik-Inovasi-Teknologi-Masih-Terbentur-Takhayul/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAmerika Serikat Sebut Kesepakatan Nuklir Iran Mengerikan
    Next Article Intelijen Amerika Informasikan Kematian Saksi Kunci E-KTP
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Samsung Galaxy Z Fold 8 Kapan Rilis? Ini Bocoran dan Fitur Terbarunya
    • Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?
    • Sarah Gibson Diselingkuhin? Ini Kronologinya hingga Direspons Tengku Dewi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.