Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Presiden Jokowi Dorong Petani Tingkatkan Komoditas Baru Pertanian
    News

    Presiden Jokowi Dorong Petani Tingkatkan Komoditas Baru Pertanian

    August 25, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Presiden Jokowi Dorong Petani Tingkatkan Komoditas Baru Pertanian 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Presiden Jokowi Dorong Petani Tingkatkan Komoditas Baru Pertanian 2
    Presiden Joko Widodo dalam “Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2021” di Istana Negara Jakarta, Rabu (25/8). (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Komoditas baru pertanian sangat menjanjikan untuk menggerakkan mesin ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Presiden Joko Widodo menilai, komoditas baru itu akan memberikan nilai tambah bagi petani seperti sarang burung walet, edamame dan berbagai produk hortikultura lainnya.

    Hal itu dikatakan Presiden Jokowi dalam rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2021 yang dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso serta para kepala daerah melalui video conference.

    “Saya melihat di lapangan porang saya kira betul-betul menjanjikan, pasarnya sangat besar tapi saya titip agar komoditas porang didorong agar bisa sampai menghasilkan barang jadi, baik berupa kosmetik, berupa beras atau makanan yang lainnya,” ungkap Presiden, dikutip dari kantor berita Antara, Rabu (25/8).

    Presiden Jokowi diketahui meninjau fasilitas pengolahan porang di Jawa Timur pada 19 Agustus 2021 lalu. Porang adalah tanaman jenis umbi-umbian yang mengandung karbohidrat glukoman atau zat dalam bentuk gula kompleks.

    Porang biasanya diolah menjadi beras, shirataki, bahan campuran pada produk kue, roti, es krim, permen, jeli, selai, dan bahan pengental pada produk sirup. Porang juga kerap diolah sebagai produk kosmetik. “Kita harus serius menggarap ini, bukan hanya untuk meningkatkan nilai tukar petani dan kesejahteraan petani tapi untuk menghasilkan sebuah lompatan sehingga sektor pertanian memberikan kontribusi yang lebih besar untuk menggerakkan mesin ekonomi,” tambah Presiden.

    Presiden Jokowi meminta agar ada kesiapan dari hulu ke hilir. “Kelembagaan petani dalam model klaster perlu diperkuat, badan usaha milik petani baik dalam bentuk koperasi atau bumdes (badan usaha milik desa) juga perlu terus dikembangkan sehingga nilai tambah dari pascapanen ini terus bisa ditingkatkan,” ungkap Presiden.

    Upaya lain yang harus dilakukan adalah dengan memperluas akses pemasaran dengan menjalin kemitraan dengan industri. “Akses pembiayaan juga perlu dipermudah dan disederhanakan, dalam hal pembiayaan pemerintah akan terus mempercepat penyaluran KUR (Kredit Usaha Rakya) terutama KUR pertanian yang plafon 2021 sebesar Rp70 triliun khusus pertanian dari total KUR yang ada Rp253 triliun,” tambah Presiden.

    Skema penyaluran KUR, menurut Presiden Jokowi, akan terus disempurnakan agar sesuai dengan karakteristik usaha-usaha yang ada di bidang pertanian. “Persyaratan KUR juga harus terus dipermudah dan KUR juga harus bisa dimanfaatkan untuk peningkatkan nilai tambah pasca panen seperti dalam pengadaan RMU, rice mill unit, sehingga KUR semakin dirasakan manfaatnya bagi petani,” ungkap Presiden.

    RMU adalah jenis mesin penggilingan padi yang lebih mudah dioperasikan karena proses pengolahan gabah menjadi beras dapat dilakukan dalam satu kali proses. “Selain itu saya minta kepada para menteri, kepala lembaga dan kepala daerah untuk memperkuat pendampingan bagi petani. Manfaatkan teknologi termasuk platform digital untuk meningkatkan produktivitas petani dan memotong panjangnya mata rantai pemasaran UMKM pangan,” tegas Presiden. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleCara praktis poles dashboard kendaraan tampak kembali baru
    Next Article Ekonomi Indonesia Menunjukan Perbaikan Ditengah Pandemi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.