Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Presiden Turki Kecam Bom Sri Lanka
    News

    Presiden Turki Kecam Bom Sri Lanka

    April 21, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Presiden Turki Kecam Bom Sri Lanka

    Personel keamanan berjaga-jaga setelah ledakan terjadi di Gereja St Anthony di Kochchikade di Kolombo

    Ankara, Jurnas.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam serentetan serangan bom di Sri Lanka yang menewaskan setidaknya 200 orang dan melukai lebih dari 400 orang.

    “Saya mengutuk sekeras mungkin serangan teror Paskah di #SriLanka. Ini serangan terhadap seluruh umat manusia,” kata Erdonga dalam unggahannya di Twitter miliknya.



    “Atas nama orang-orang Turki, saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan orang-orang #SriLanka, dan berharap mereka yang terluka cepat pulih,” sambungnya.

    Sementara itu, Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu juga mengutuk serangan yang menargetkan orang tak bersalah di gereja dan hotel selama Paskah.

    Baca juga.. :

    • Surat Suara Kembali Dihitung, Oposisi Desak KPU Turki Profesional
    • Erdogan Hilang Kepercayaan di Istanbul
    • Turki Keukeuh Datangkan Sistem Rudal S-400 Rusia

    “Tak peduli apapun motifnya, serangan teror keji di Sri Lanka sama dengan yang terjadi di Christchurch [Selandia Baru]: pengecut, biadab dan kejam. Teror tidak memiliki agama, tidak bangsa, tidak geografis,” katanya.

    Juru Bicara Kepresidenan Ibrahim Kalin juga menyampaikan belasungkawa kepada mereka yang terluka, sekaligus mengutuk serangan itu.”Saya menyampaikan belasungkawa kepada mereka yang kehilangan nyawa, dan berharap yang terluka pulih dengan cepat,” katanya.

    “Kami menolak semua jenis terorisme, terlepas siapapun pelakunya, sumber dan ideologinya,” sambungnya.

    Bom meledak di tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka pada Minggu (21/4) hingga kini sudah tercata menelan korban jiwa sebanyak 200 orang dan lebih dari 400 lainnya terluka.

    Gereja-gereja tersebut terletak di Kota Kochchikade, Negombo dan Batticaloa serta Hotel Kingsbury, Cinnamon Grand dan Shangri La yang berlokasi di ibu kota Kolombo terkena serangan bom.

    Dilansir dari Anadolu, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

    TAGS : Bom Sri Lanka Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/51467/Presiden-Turki-Kecam-Bom-Sri-Lanka/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleThe Jokowi Center: Kubu 02 Membangun Halusinasi dan Hoaks Berjamaah
    Next Article Paus Kecam Bom Paskah di Sri Lanka
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.