Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Produsen EV di China khawatir karena kebijakan subsidi akan berakhir
    Automotive

    Produsen EV di China khawatir karena kebijakan subsidi akan berakhir

    January 2, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Produsen EV di China khawatir karena kebijakan subsidi akan berakhir 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Produsen kendaraan listrik (EV) China diperkirakan akan berada di bawah tekanan seiring dengan penarikan subsidi oleh pemerintah setempat dan kondisi ketidakpastian pasca COVID-19, mengutip laporan Nikkei Asia, Senin.

    Baca juga: China kritik ketentuan subsidi EV Amerika Serikat

    Selain itu, krisis semikonduktor untuk EV yang terjadi secara global juga menjadi kekhawatiran lain yang disinggung oleh para pelaku industri. Hal tersebut diungkapkan mereka saat di pameran otomotif Auto Guangzhou 2022, yang dibuka pada Jumat (30/12) di kota China selatan.

    Sebagai informasi, pasar kendaraan listrik China menuju rekor penjualan 6,5 juta unit pada 2022 yang didukung oleh kebijakan dan subsidi pemerintah setempat selama beberapa tahun terakhir. Menurut proyeksi Asosiasi Mobil Penumpang China, angka itu menunjukkan kenaikan pendapatan hampir dua kali lipat dari 3,52 juta unit pada 2021.

    Total penjualan kendaraan hanya tumbuh 3,3 persen per tahun menjadi 24,3 juta unit dalam sebelas bulan pertama tahun 2022. Asosiasi memperkirakan pertumbuhan akan terjadi sebesar 3 persen untuk keseluruhan pasar pada 2023 dan pertumbuhan 31 persen untuk EV.

    “Industri ini menghadapi risiko yang tidak sedikit. Misalnya, pasokan chip. Kami belum menangkap gambaran lengkapnya, yaitu menyelesaikan masalah mendasar,” kata Feng Xingya yang merupakan seorang manajer umum di GAC Motor.

    China, sebagai pasar EV terbesar di dunia, terpukul keras oleh gangguan pasokan chip yang dipicu oleh karantina COVID-19 sejak 2020 di samping ketegangan geopolitik dengan AS. Hal itu mendorong produsen mobil untuk memperlambat produksi dan menyesuaikan target penjualan.

    GAC Motor sendiri pada Jumat (31/12) memproyeksikan pertumbuhan penjualan 10 persen untuk tahun 2023, turun dari perkiraan 12 persen untuk tahun ini.

    “Kebijakan seputar EV, seperti pencabutan subsidi, adalah salah satu ketidakpastian lain yang dihadapi industri kami,” kata Feng.

    Sementara itu CEO Nio, William Li, belum lama ini mengatakan perusahaannya dapat menghadapi tekanan kuat pada paruh pertama tahun 2023 karena permintaan yang lebih lemah setelah pencabutan subsidi.

    Saat ini, pembeli EV di China dapat menikmati diskon antara 4.800 yuan dan 12.600 yuan. Namun subsidi tersebut, yang telah dihapus secara bertahap sejak 2020, akan berakhir tahun ini.

    Meskipun demikian, pendiri konsultan Sino Auto Insights di Beijing, Tu Le, memandang bahwa pemerintah China mungkin akan memperpanjang insentif EV. Hal tersebut mengingat China masih menghadapi kondisi ketidakpastian akibat pandemi dan tekanan pertumbuhan ekonomi.

    Baca juga: Perusahaan EV Evergrande China potong gaji dan PHK karyawan

    Baca juga: BYD Dolphin EV dijual cuma Rp261 juta di China

    Baca juga: Geely luncurkan Panda Mini EV dengan jangkauan 150 km di China

    Pewarta: Rizka Khaerunnisa
    Editor: Ida Nurcahyani
    Copyright © ANTARA 2023

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous Article‘Avatar 2’ Kembali Rajai Bioskop Amerika Utara di Liburan Tahun Baru
    Next Article Toyota India peringatkan kemungkinan kebocoran data pelanggan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.