Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Produsen mobil listrik China BYD buka pabrik di Thailand
    Automotive

    Produsen mobil listrik China BYD buka pabrik di Thailand

    March 12, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Produsen mobil listrik China BYD buka pabrik di Thailand 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Rayong, Thailand (ANTARA) – Produsen kendaraan listrik terkemuka China BYD menggelar upacara peletakan batu pertama untuk pabrik mobil pertamanya di Thailand, Jumat (10/3), menandai langkah terbaru produsen mobil China tersebut untuk melebarkan sayap di Asia Tenggara.

    Pabrik baru tersebut, yang terletak di Zona Khusus Koridor Ekonomi Timur di provinsi pesisir Rayong, diharapkan dapat berfungsi sebagai pusat produksi dan distribusi kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Thailand dan negara-negara ASEAN sekitarnya, serta kawasan lain.

    Sebagai pemain utama di pasar EV global, penjualan kumulatif kendaraan energi baru BYD menembus angka 1,86 juta unit pada 2022, mewakili peningkatan tahunan (year on year/yoy) sebesar 208,6 persen, menurut perusahaan itu.

    Mengikuti jejak MG SAIC Motor dan Great Wall Motor, BYD menjadi merek mobil China lainnya yang mendirikan operasi manufaktur di Thailand, pasar yang sudah lama didominasi oleh merek-merek Jepang.

    Tahun lalu, BYD membawa model paling populernya, ATTO3, ke Thailand. Liu Xueliang, manajer umum Divisi Penjualan Mobil Asia-Pasifik BYD, menggambarkan penjualan model tersebut sebagai “booming” dengan masyarakat rela mengantre semalaman demi membeli mobil tersebut. Target penjualan 10.000 unit model itu tercapai hanya dalam waktu 42 hari.
     

    Produsen mobil listrik China BYD buka pabrik di Thailand 2
       Pada hari upacara peletakan batu pertama itu, BYD juga mengadakan upacara pengiriman mobil ATTO 3 unit ke-9.999 dan ke-10.000

    Pabrik tersebut dijadwalkan akan memulai produksinya pada 2024 dengan kapasitas tahunan 150.000 unit kendaraan energi baru.

    Investasi BYD di Thailand juga sejalan dengan target pemerintah Thailand untuk membuat 30 persen kendaraan yang diproduksi di negara tersebut menjadi EV pada 2030.

    “Keputusan BYD untuk menjadikan Thailand sebagai basis produksinya di kawasan Asia-Pasifik sejalan dengan model ekonomi berbasis hayati, sirkular, dan hijau (bio-, circular and green/BCG) Thailand serta arah pembangunan hijau dan berkelanjutan China,” ungkap Wang Liping, Minister Counsellor bidang ekonomi dan komersial di Kedutaan Besar China di Thailand.

    “Langkah ini tidak hanya akan menciptakan lebih banyak peluang kerja dan mendorong pembangunan ekonomi di Thailand, tetapi juga mendorong integrasi yang mendalam antara industri kendaraan energi baru di China dan Thailand,” tambahnya.

    Sejumlah pejabat Thailand, termasuk Sekretaris Jenderal Dewan Investasi Thailand Narit Therdsteerasukdi dan Wakil Gubernur Provinsi Rayong Suphot Torartharn, menyambut hangat masuknya BYD ke Thailand. Mereka meyakini kehadiran BYD di pasar Thailand akan meramaikan industri EV negara itu.

    Menurut data dari Institut Otomotif Thailand dan Departemen Transportasi Darat Thailand, penjualan kendaraan listrik murni di Thailand mencapai 13.454 unit tahun lalu, meningkat tajam selama beberapa tahun terakhir, mewakili peningkatan tahunan sebesar 588,5 persen.

    Banyak merek EV bergabung dengan kebijakan subsidi pemerintah Thailand, termasuk perusahaan dari China, Barat, dan Jepang, kata Kevalin Wangpichayasuk, asisten direktur pelaksana Kasikorn Research Center. Dia menambahkan bahwa ini bukan hanya kabar baik bagi para pembeli mobil yang akan memiliki lebih banyak pilihan, melainkan juga bagi industri otomotif Thailand selama masa transisi untuk mengejar tren masa depan, demikian Xinhua.

     

    Pewarta: Xinhua
    Editor: Bayu Kuncahyo
    Copyright © ANTARA 2023

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTerkendala prosedur, VinFast tunda operasional pabrik AS hingga 2025
    Next Article Hard Rock Cafe Tutup Bentuk Industri Kafe dan Restoran Belum Pulih
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.