Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Puluhan Juta Lansia akan Divaksinasi Tahap Kedua
    News

    Puluhan Juta Lansia akan Divaksinasi Tahap Kedua

    February 15, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Puluhan Juta Lansia akan Divaksinasi Tahap Kedua 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Puluhan Juta Lansia akan Divaksinasi Tahap Kedua 2
    Petugas menyiapkan vaksin untuk disuntikkan pada penerima. (BP/eka)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Pertengahan Februari 2021, sebanyak 21 juta orang yang termasuk kelompok lanjut usia (lansia) atau usia 60 tahun ke atas akan mendapatkan vaksinasi pada tahap kedua. Selain itu, pemerintah juga akan melakukan vaksinasi kepada 17 juta petugas atau pekerja di sektor pelayanan publik.

    Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Dr Maxi Rein Rondonuwu, hingga kini sekitar 1.080.000 tenaga kesehatan telah mendapatkan vaksinasi. Selain itu, pemerintah juga telah melakukan vaksinasi bagi tenaga kesehatan yang termasuk kelompok lansia. “Kelompok masyarakat yang termasuk lansia ini sangat perlu diprioritaskan karena kondisi mereka rentan terpapar virus,” katanya, dikutip dari Kantor Berita Antara.

    Menurut dia, pelaksanaan vaksinasi tidak hanya sesuai jumlah yang diharapkan. Namun, dari sisi keamanan vaksinasi juga terbukti lebih berdampak dari pada efek atau risiko yang ditimbulkan. “Bisa kita lihat hingga saat ini hampir tidak ada efek samping serius atau kejadian ikut pasca imunisasi,” kata dia.

    Melihat besarnya cakupan vaksinasi tahap kedua, pemerintah akan melakukannya secara bertahap yang dimulai pada tujuh provinsi prioritas yang tersebar di Jawa dan Bali. Tujuh provinsi tersebut dikarenakan daerah itu termasuk zona merah dengan jumlah pasien dan tingkat penyebaran COVID-19 tertinggi di Tanah Air. “Sekitar 70 persen kasus COVID-19 Indonesia berada di Jawa dan Bali sehingga mendapatkan prioritas pertama,” ujarnya.

    Kemudian, jumlah penduduk yang padat juga menjadi pertimbangan prioritas vaksinasi tahap kedua. Sementara, 30 persen lainnya akan disebar ke beberapa daerah lainnya. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKemenkes Lakukan Perubahan Persyaratan Sebelum Vaksinasi
    Next Article Mutasi Virus Corona Berpengaruh Pada Efikasi Vaksin
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.