Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Puluhan Ribu Kematian Disebabkan Karena Polusi Udara
    News

    Puluhan Ribu Kematian Disebabkan Karena Polusi Udara

    February 18, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Puluhan Ribu Kematian Disebabkan Karena Polusi Udara 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Puluhan Ribu Kematian Disebabkan Karena Polusi Udara 2
    Polusi udara. (BP/Ant)

    KUALA LUMPUR, BALIPOST.com – Meskipun ada pandemi covid -19, namun puluhan ribu kematian di lima kota terpadat di dunia masih disebabkan oleh polusi udara.

    Aidan Farrow, seorang ilmuwan polusi udara di Laboratorium Penelitian Greenpeace di Universitas Exeter Inggris mengatakan, beberapa bulan penguncian tidak benar-benar menurunkan rata-rata polusi udara jangka panjang yang telah menerpa orang. Pihaknya mendesak pemerintah membuang bahan bakar fosil dan berinvestasi dalam pemulihan hijau, katanya, Kamis (18/2), sebagaimana dikutip dari Kantor Berita Antara.

    Lima kota terpadat tersebut meliputi, Delhi, Mexico City, Sao Paulo, Shanghai dan Tokyo. Polusi udara menyebabkan sekitar 160.000 kematian dan kerugian ekonomi sekitar 85 miliar dolar (Rp1,1 kuadriliun). Kelompok kampanye lingkungan Greenpeace Asia Tenggara dan perusahaan teknologi kualitas udara IQAir mengukur tingkat polusi di 28 kota. Jumlah kota tersebuut dipilih berdasarkan ketersediaan data dan penyebaran geografis.

    “Agak mengejutkan melihat seberapa banyak gejolak yang terjadi, dan kami masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan untuk memperbaiki polusi udara,” katanya kepada Thomson Reuters Foundation.

    Polusi udara adalah risiko lingkungan terbesar bagi kesehatan manusia secara global, dan membunuh sekitar 7 juta orang setiap tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sembilan dari 10 orang menghirup udara yang tercemar, yang terkait dengan serangan pembuluh darah di otak, kanker paru-paru dan penyakit jantung – dan sekarang sama dengan efek dari merokok, kata para ahli kesehatan.

    Masalahnya memengaruhi lebih banyak kota di Asia daripada di mana pun di dunia. Penyebab utamanya termasuk emisi kendaraan, pembangkit listrik tenaga batu bara, konstruksi, festival kembang api, pembukaan hutan, dan pembakaran tanaman, kayu bakar dan limbah.

    Sementara, penguncian untuk membendung penyebaran virus corona baru di kota-kota besar telah memaksa jutaan orang bekerja dari rumah, sementara ekonomi yang melambat telah memangkas emisi karbon dioksida.

    “Kami telah melihat perubahan lalu lintas jalan raya, penerbangan juga, tetapi sumber utama (polusi udara) terus beroperasi sebagian besar seperti sebelumnya,” kata Farrow,

    “Masalahnya sangat luas dan membutuhkan upaya multi-industri yang besar untuk mengatasinya,” tambahnya, menyerukan lebih banyak investasi dalam teknologi yang lebih bersih, energi terbarukan, dan transportasi umum listrik. (kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKapolri Intruksikan Jajarannya Tidak Ragu Usut Tuntas Kasus Mafia Tanah
    Next Article Anjing Sebagai Pendeteksi Covid-19 Belum Diuji Akurasinya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.