Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Puluhan WNI Disekap di Myanmar, Diduga Korban TPPO
    International

    Puluhan WNI Disekap di Myanmar, Diduga Korban TPPO

    May 5, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Puluhan WNI Disekap di Myanmar, Diduga Korban TPPO 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Puluhan WNI Disekap di Myanmar, Diduga Korban TPPO 2
    Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Judha Nugraha (kanan) dalam konferensi pers di Kemlu RI, Jakarta, Jumat (5/5/2023). (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Sebanyak 20 WNI yang disekap di Myanmar diduga korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Sebab, mereka tidak tercatat dalam daftar keimigrasian negara itu. Demikian diungkapkan Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Judha Nugraha, dikutip dari Kantor Berita Antara, Jumat (5/5).

    “Memang kita duga mereka masuk melalui wilayah lain dan menyeberang ke Myanmar melalui jalur ilegal sehingga tidak masuk ke dalam data keimigrasian Myanmar,” kata Judha.

    Judha mengatakan, selain melalui komunikasi, berbagai macam upaya telah dilakukan Kementerian Luar Negeri dalam melindungi WNI di sana yang salah satunya dilakukan dengan mengirimkan nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Myanmar.

    Nota diplomatik tersebut sudah dijawab di mana Myanmar mengatakan ke-20 WNI tidak tercatat dalam daftar keimigrasian mereka.

    Judha mengakui tantangan melindungi WNI dalam kasus ini cukup tinggi karena mayoritas WNI berada di Myawaddy yang merupakan lokasi konflik bersenjata antara militer Myanmar dan pemberontak.

    Sementara itu, otoritas pusat Naypydaw juga tidak mengendalikan penuh wilayah itu sehingga kemampuan mereka dalam menyelamatkan para WNI kurang optimal.

    Meski demikian, Judha menegaskan pemerintah akan terus menemuh berbagai cara, baik formal maupun informal, untuk menyelamatkan ke-20 WNI. “Sekali lagi kita melakukan berbagai langkah penyelamatan kepada 20 WNI kita, baik melalui jalur formal dan informal,” kata dia.

    Mengenai kondisi 20 WNI tersebut, dia mengatakan komunikasi terus dilakukan dengan pihak keluarga. “Kondisi kita pantau melalui komunikasi dengan pihak keluarga,” pungkas Judha. (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDelegasi KTT ASEAN Wajib Vaksinasi COVID-19 Dosis Lengkap
    Next Article Penembakan di Serbia, 10 Tewas dan Belasan Orang Luka-luka
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.