Raffi Ahmad takjub ada jenama pelumas RI di Museum Lamborghini Italia

Bologna-Italia (ANTARA) – Selebritas ternama asal Indonesia yang mengikuti kegiatan kunjungan ke Lamborghini Automobile Museum, Raffi Ahmad mengaku takjub melihat sebuah supercar Lambroghini Huracan GT3 berkelir hijau yang ditempeli dengan label Pertamina di beberapa bagian.

“Ini pengalaman yang luar biasa, tidak juga bukan semata jalan-jalan. Kegiatan ini juga ingin mengibarkan bendera merah putih, di mana bangsa kita ini sudah dihargai dan diakui oleh dunia,” kata Raffi Ahmad yang saat itu sedang berada di lantai 1 Lamborghini Automobile Museum, Bologna, Italia, Selasa (23/01) waktu setempat.

Baca juga: Pertamina Lubricants ingin ciptakan pelumas khusus untuk Lamborghini

Raffi Ahmad yang terkenal dengan berbagai kendaraan mewahnya ini juga merasa bangga bahwa pelumas buatan Indonesia, rupanya sudah diakui oleh dunia. Hal itu dibuktikan dengan berbagai capaian kemitraan yang dijalankan oleh PTPL.

Oleh karena itu, perlu adanya sosialisasi dan juga edukasi bagi konsumen kita untuk bisa mengakui kehebatan yang dicapai oleh perusahaan plat merah tersebut dalam menembus kerasnya industri pelumas di kancah dunia,

“Kita yakin kan bangsa kita, bahwa produk anak bangsa ini sudah diakui oleh dunia. Bahkan, Lamborghini juga sudah mengakui keunggulan pelumas tersebut, berarti produk kita itu sudah oke lah,” ujarnya.

Baca juga: Lamborghini minta Pertamina kembangkan oli untuk hypercar hybrid SC63

Bahkan, untuk mulai menghargai perjalanan Pertamina yang sudah berusaha keras dalam menembus kerasnya persaingan di kancah dunia. Pria kelahiran Bandung yang juga memiliki Lamborghini Avenador Roadster, akan mulai menggunakan pelumas Fastron khusus untuk kendaraan tersebut.

“Saya ada Lamborghini Aventador Roadster, sampai rumah nanti langsung akan gunakan oli Fastron untuk Lambo saya, dan Ducati juga akan kita gunakan pelumas dari Pertamina,” kata dia.

Baca juga: Pertamina Lubricants perpanjang kontrak dengan Lamborghini

Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2024

Credit: Source link