Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Raksasa bisnis teknologi dan otomotif waspadai resesi AS
    Automotive

    Raksasa bisnis teknologi dan otomotif waspadai resesi AS

    November 22, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Raksasa bisnis teknologi dan otomotif waspadai resesi AS 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    New York, AS (ANTARA) – Beberapa raksasa bisnis di Amerika Serikat (AS) telah membunyikan alarm peringatan terkait resesi yang membayangi AS, bergabung dengan banyak CEO, investor, dan akademisi yang memprediksikan keterpurukan ekonomi berkepanjangan, lapor Insider sebagaimana dikutip Xinhua pada Selasa.

    “Para pakar ini telah memperingatkan banyak hambatan pertumbuhan, termasuk kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) untuk meredam lonjakan inflasi, serta perang Rusia-Ukraina dan karantina wilayah (lockdown) yang sedang berlangsung di China yang mengganggu perdagangan global,” kata laporan itu.

    “Ekonomi tidak terlihat bagus saat ini. Banyak hal semakin melambat, Anda melihat pemutusan hubungan kerja (PHK) di banyak sektor. Probabilitas menunjukkan jika kita tidak sedang berada dalam resesi sekarang, maka kemungkinan besar hal itu akan terjadi sebentar lagi,” ungkap Jeff Bezos, pendiri sekaligus pimpinan eksekutif Amazon.

    “Resesi yang serius mungkin akan terjadi selama satu atau dua tahun … Terus terang saja, gambaran ekonomi ke depan sangat buruk, terutama untuk perusahaan seperti kami yang sangat bergantung pada periklanan dalam iklim ekonomi yang menantang,” kata Elon Musk, CEO Tesla, SpaceX, dan Twitter.

    “Agar The Fed dapat benar-benar menaklukkan inflasi di sini, kita akan menaksir tingkat pengangguran di kisaran pertengahan 4 persen. Saya merasa sulit untuk percaya bahwa kita tidak akan mengalami resesi pada saat itu, di suatu waktu pada pertengahan hingga paruh kedua 2023,” ujar Ken Griffin, CEO Citadel.

     

    Pewarta: Xinhua
    Editor: Alviansyah Pasaribu
    Copyright © ANTARA 2022

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTurunkan Berat Badan 1 Kg Per Minggu, Ikuti 5 Tips Diet Sehat Ini
    Next Article Wuling promo akhir tahun, DP Rp13 juta bisa bawa pulang New Cortez
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.