Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Ratusan Pengunjuk Rasa Reaktif, Lonjakan Covid-19 Terjadi 2 Pekan Lagi
    News

    Ratusan Pengunjuk Rasa Reaktif, Lonjakan Covid-19 Terjadi 2 Pekan Lagi

    October 13, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ratusan Pengunjuk Rasa Reaktif, Lonjakan Covid-19 Terjadi 2 Pekan Lagi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Aksi unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja dikhawatirkan akan memicu klaster Covid-19. Karena itu mahasiswa dan buruh serta sejumlah elemen masyarakat yang ikut unjuk rasa, diminta untuk segera melakukan rapid test lalu dilacak dengan PCR jika memang terbukti reaktif. Akibat kondisi ini, lonjakan kasus diperkirakan akan terjadi pada 2 pekan lagi.

    “Angka ini diprediksi akan meningkat dalam dua sampai tiga minggu ke depan karena peluang adanya penularan Covid-19 dari demonstran yang positif ke demonstran lainnya,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, Selasa(13/10).

    Menurutnya, berdasarkan hasil pantauan dari aksi pekan lalu terdapat dua kelompok utama yang menyampaikan aspirasinya secara terbuka yaitu kelompok mahasiswa dan kelompok buruh.

    Dari data sementara massa yang diamankan oleh pihak kepolisian dan TNI, ditemukan 21 dari 253 demonstran berstatus reaktif di Sumatera Utara, 34 dari 1.192 demonstran reaktif di DKI Jakarta, 24 dari 650 demonstran reaktif di Jawa Timur, 30 dari 261 demonstran Sulawesi Selatan, 13 dari 39 demontran reaktif di Jawa Barat, 1 dari 95 orang yang diamankan reaktif di daerah Jogjakarta. Dan hasil testing demonstran di Jawa Tengah masih dalam tahap konfirmasi.

    “Ini adalah cerminan puncak gunung es. Dari hasil pemeriksaan yang merupakan contoh kecil saja bahwa virus ini dapat menyebar dengan cepat dan luas,” katanya.

    Sebagai antisipasi adanya aksi lanjutan, Prof Wiku mengatakan pihak universitas wajib melakukan tes pada mahasiswanya yang ikut dalam aksi unjuk rasa. Bagi mahasiswa yang hasil testingnya reaktif agar segera ditelusuri kontak terdekatnya atau tracing.

    “Sediakan juga isolasi bagi mahasiswa yang terindikasi rekatif atau positif,” ujar Prof Wiku.

    Selanjutnya bagi kelompok buruh, Satgas meminta agar segera dibentuk Satgas Covid-19 di tingkat perusahaan. Mereka dapat berkoordonasi dengan pemerintah setempat untuk melakukan skrining kepada buruh yang melakukan aksi penyampaian aspirasi.

    “Bagi mereka yang hasil testingnya rektif maka dapat segera di telusuri kontak terdekatnya. Selain itu kami meminta kepada kepolisian maupun TNI untuk melanjutkan testing terhadap para anggotanya yang bertugas mengamankan aksi pada minggu lalu,” tutur Prof Wiku.

    “Jika ada yang reaktif segera melakukan tracing untuk juga memastikan kontak terdekatnya. Terakhir, bagi masyarakat yang anggota keluarganya mengikuti aksi tersebut segera periksakan ke fasilitas kesehatan Apabila ada yang mengalami gejala Sovid-19 sehingga dapat dipastikan status kesehatannya,” ujarnya.

    Prof Wiku selalu mengingatkan agar para demonstran mematuhi protokol kesehatan selama acara berlangsung. Jaga jarak antara demonstran, selalu memakai masker dan mencuci tangan atau membawa hand sanitizer.

    “Pandemi ini mengharuskan kita berpikir secara kritis. Setiap apa yang kita lakukan harus dipikirkan manfaat dan mudaratnya, termasuk kerumunan massa yang besar. Jangan karena berkerumun kita membawa pulang penyakit dan ancaman kematian pada kerabat dan keluarga kita,” tutupnya.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Edy Pramana

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAVANA Bantu UMKM Tumbuh di Tengah Pandemi
    Next Article Ini Tiga Aspek Jaga Keamanan Siber
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.