Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Rekor Kasus COVID-19 hingga 300 Ribuan Per Hari, Parlemen Prancis Setujui Kartu Vaksin
    International

    Rekor Kasus COVID-19 hingga 300 Ribuan Per Hari, Parlemen Prancis Setujui Kartu Vaksin

    January 6, 2022No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Rekor Kasus COVID-19 hingga 300 Ribuan Per Hari, Parlemen Prancis Setujui Kartu Vaksin 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Rekor Kasus COVID-19 hingga 300 Ribuan Per Hari, Parlemen Prancis Setujui Kartu Vaksin 2
    Warga Paris berada di Saint Martin Kanal, Paris, Prancis pada 28 Mei 2020. (BP/AFP)

    PARIS, BALIPOST.com – Parlemen Prancis pada Kamis (6/1) menyetujui langkah-langkah terbaru Pemerintah untuk melawan COVID-19. Salah satunya kartu vaksin COVID-19.

    Kebijakan ini disepakati setelah pada Rabu (5/1), Prancis mencatatkan rekor lebih dari 332.000 kasus baru COVID-19 dalam 24 jam terakhir. Terjadi juga sebanyak 246 kematian akibat COVID-19 di rumah sakit saat negara itu melawan gelombang kelima virus tersebut.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, Undang-undang untuk kartu vaksin COVID disetujui oleh 214 anggota perlemen versus 93 anggota yang menentangnya, sementara 27 lainnya abstain. Langkah itu akan dibawa ke Senat yang akan memeriksanya sebelum persetujuan lebih lanjut.

    Partai berkuasa La Republique En Marche sebelumnya sudah membela penggunaan bahasa kasar Macron saat ia menggencarkan kampanye terhadap mereka yang belum divaksin lengkap. Pembelaan itu juga datang setelah kata-katanya menuai kecaman dari oposisi dan reaksi beragam dari para pemilih.

    Macron mengatakan ia ingin “membuat kesal” orang-orang yang tidak divaksin dengan membuat hidup mereka begitu rumit sehingga mereka pada akhirnya mau tidak mau mendapatkan vaksin COVID-19.

    Ia membuat pernyataan itu dalam wawancara dengan surat kabar Le Parisien di mana ia juga menyebut orang-orang tidak divaksin tidak bertanggung jawab dan tidak layak dipertimbangkan sebagai warga negara. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTiket Moto GP resmi dijual Kamis, NTB siapkan paket nonton
    Next Article Anggota Dewan Sebut PTM Satu-satunya Jalan Mengatasi Learning Loss
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Israel bom Lebanon kembali menjadi perhatian dunia setelah serangan terbaru (Ilustrasi/AI)

    Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?

    July 9, 2026
    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal (Ilustrasi/AI)

    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal

    June 17, 2026
    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?
    • ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.