Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Revitalisasi Terminal Dikenalkan Sebagai Konsep Baru Pusat UMKM
    News

    Revitalisasi Terminal Dikenalkan Sebagai Konsep Baru Pusat UMKM

    January 2, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Revitalisasi Terminal Dikenalkan Sebagai Konsep Baru Pusat UMKM 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Revitalisasi Terminal Dikenalkan Sebagai Konsep Baru Pusat UMKM 2
    Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meresmikan empat Terminal Angkutan Massal Tipe A, yakni Terminal Purworejo dan Terminal Mendolo Wonosobo di Jawa Tengah serta Terminal Purboyo Madiun dan Terminal Patria Blitar di Jawa Timur. Peresmian dilakukan sekaligus di Terminal Purworejo, Jawa Tengah, Selasa (2/1/2024). (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Pemerintah melakukan revitalisasi terminal untuk mengenalkan konsep baru sebagai sebagai pusat kegiatan masyarakat terutama pelaku UMKM, selain sebagai sarana-prasarana layanan angkutan massal.

    Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam peresmian empat Terminal Angkutan Massal Tipe A oleh Presiden RI Joko Widodo, di Purworejo, Jawa Tengah, mengatakan bahwa revitalisasi terminal akan meningkatkan ketertarikan masyarakat untuk menggunakan angkutan massal, dan juga membantu UMKM.

    “Terminal tipe A yang baru saja diresmikan juga berfungsi sebagai wadah kegiatan-kegiatan sosial dan seni budaya bagi masyarakat. Di terminal Purworejo ini dapat dilihat di lantai satu telah difungsikan sebagai ruang pamer kerajinan masyarakat bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas),” kata Budi Karya dikutip dari kantor berita Antara, Selasa (2/1).

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa meresmikan empat Terminal Angkutan Massal Tipe A, yakni Terminal Purworejo dan Terminal Mendolo Wonosobo di Jawa Tengah serta Terminal Purboyo Madiun dan Terminal Patria Blitar di Jawa Timur. Peresmian dilakukan sekaligus di Terminal Purworejo.

    Terminal Purworejo dibangun dengan biaya senilai Rp35 miliar yang berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Terminal ini memiliki luas 12.315 meter persegi dan luas bangunan 2.378,1 meter persegi, serta melayani 615 penumpang dengan total 105 bus per hari.

    Sementara, Terminal Mendolo dibangun dengan biaya senilai Rp20 miliar yang berasal dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Terminal ini memiliki luas lahan 29.319 meter persegi dan luas bangunan 7.742 meter persegi, serta melayani 2.090 penumpang dengan total 280 bus per hari.

    Lalu, Terminal Purboyo dibangun dengan biaya senilai Rp29,8 miliar yang berasal dari SBSN. Terminal ini memiliki luas lahan 28.719 meter persegi dan luas bangunan 11.230 meter persegi, serta melayani 4.350 penumpang dengan total 339 bus per hari.

    Kemudian Terminal Patria dibangun dengan biaya senilai Rp66,6 miliar yang berasal dari SBSN. Terminal ini memiliki lahan seluas 14.932 meter persegi dan luas bangunan 3.950 meter persegi, serta melayani 330 bus per hari dengan total penumpang 4.344 orang per hari.

    Budi Karya menjelaskan pembangunan dan revitalisasi Terminal Tipe A di berbagai wilayah menjadi program prioritas untuk memperbaiki layanan angkutan bus antar kota antar provinsi maupun dalam provinsi (AKAP/AKDP).

    Selama 2014-2023, telah dilakukan pembangunan terminal baru di lima lokasi dan rehabilitasi/revitalisasi terminal di 75 lokasi.

    Pada tahun 2024, Kementerian Perhubungan menargetkan akan menyelesaikan pembangunan tujuh terminal lagi di sejumlah daerah yaitu Terminal Sumedang di Jawa Barat; Terminal Cepu, Terminal Magelang, Terminal Demak, dan Terminal Bobotsari Purbalingga di Jawa Tengah.

    Kemudian Terminal Air Sebakul di Bengkulu, dan Terminal Bimoku di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

    Revitalisasi terminal diharapkan Menhub akan meningkatkan keselamatan, keamanan, dan pelayanan sehingga masyarakat semakin nyaman menggunakan bus sebagai angkutan umum.

    Selain menjadi tempat pelayanan transportasi darat, terminal juga diharapkan memberikan dukungan pada peningkatan ekonomi UMKM yang terlibat di dalamnya. (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTiga Jembatan di Jawa Tengah Diresmikan Presiden Jokowi
    Next Article Beli Elpiji 3 Kilo Tak Perlu Setor KTP, Wajib Sebut NIK
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.