Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Risma Akan Perbaiki Tata Kelola dan Sistem Keuangan Baru Kemensos
    News

    Risma Akan Perbaiki Tata Kelola dan Sistem Keuangan Baru Kemensos

    December 26, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Risma Akan Perbaiki Tata Kelola dan Sistem Keuangan Baru Kemensos 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com–Menteri Sosial Tri Rismaharini memulai masa jabatannya dengan mencanangkan program kontrol ketat keuangan. Hal itu dilakukan sebagai respons pascakasus korupsi dana bantuan sosial pandemi Covid-19 yang melibatkan mensos sebelumnya, Juliari Batubara. Juliari ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan kasus korupsi dana bantuan sosial (bansos).

    Risma menegaskan ingin penggunaan keuangan secara tepat sasaran. Sebab, kemensos tidak hanya mengelola dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN), tetapi juga anggaran besar lainnya.

    ”Saya enggak mau ngomong detail, karena saya akan lakukan bersih-bersih. Tapi paling penting adalah bagaimana kontrol keuangan itu bisa dilakukan dengan tepat,” kata Risma.

    Risma mengaku anggaran di Kemensos cukup besar. Sebab, tidak hanya mengelola APBN. Namun terdapat pengaturan untuk melakukan donasi.

    ”Kemensos itu ternyata bukan hanya mengelola APBN, ada beberapa anggaran yang jumlahnya besar termasuk izin melakukan donasi dan sebagainya,” terang risma.

    Soal kegiatan bersih-bersih tersebut, Risma menjelaskan, hal itu pekerjaan yang cukup sulit. Sebab, ada anggaran non APBN yang akan dikelola. ”Sistem itu memang berat. Yang non APBN itu juga besar katanya. Saya belum tahu persis, kemarin saya hanya serah terima sebentar ketemu dengan para pejabatnya,” tutur Risma.

    Soal pengawasan anggaran, Risma mengatakan, memiliki cara sendiri. Salah satunya dengan membuat sistem kinerja terbaru. Agar output Kemensos baik, harus diperbaiki dari dalam.

    ”Ada caranya. Kalau mau keluar baik, itu di dalam harus baik. Kalau di dalam enggak baik, keluar juga itu enggak akan baik. Tapi kan enggak bisa saya nunggui ini sampai baik, padahal di lapangan membutuhkan. Jadi harus paralel begitu,” papar Risma.

    ”Semua sistem itu harus diperbaiki, memang berat. Saya tahu itu tidak mudah. Tapi kan harus saya lakukan karena ini mengelola uang amanah rakyat luar biasa besarnya,” ucap Risma.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Latu Ratri Mubyarsah

    Reporter : rafika


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTingkat Kunjungan Mal Beranjak Pulih, Capai 80 Persen Kondisi Normal
    Next Article FBS CopyTrade Tawarkan Layanan Investasi yang Transparan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.