Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Rouhani Minta China dan Bangladesh Bersikap Ramah Terhadap Rohingya
    News

    Rouhani Minta China dan Bangladesh Bersikap Ramah Terhadap Rohingya

    September 10, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Rouhani Minta China dan Bangladesh Bersikap Ramah Terhadap Rohingya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Rouhani Minta China dan Bangladesh Bersikap Ramah Terhadap Rohingya

    Presiden Iran, Hassan Rouhani (Foto: Tehran Time)

    Jakarta – Badan pengungsi PBB, UNHCR pada Jumat (8/9), mengumumkan lonjakan dramatis jumlah pengunsi etnis Rohingya yang melarikan diri dari kekerasan di negara bagian Rakhine, Myanmar. Hanya dalam dua minggu, sekitar 270.000 orang mencari suaka di Bangladesh. 

    Kelompok hak asasi manusia (HAM) mengatakan, sekitar 450 bangunan ludes dibakar di kota perbatasan Myanmar yang sebagian besar dihuni oleh Rohingya, yang juga minoritas Muslim. Sementara itu, ribuan orang turun ke jalan di Asia pada Jumat mengecam perlakuan Myanmar terhadap minoritas Muslim Rohingya.

    Kelompok politik dan Islam, bersama dengan organisasi masyarakat sipil lainnya, bergabung dalam demonstrasi di ibukota Bangladesh Dhaka mendesak pemerintah Myanmar berhenti melakukan genosida dan memanggil mereka yang sedang mencari perlindungan di tempat lain.

    Ratusan plakat dan spanduk mengkritik pemenang Hadiah Nobel Perdamaian dan pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi. Protes juga terjadi di Malaysia, Filipina, Indonesia, Pakistan, dan Iran dimana Presiden Hassan Rouhani mengutuk kejahatan brutal Myanmar terhadap Muslim Rohingya.

    Rouhani mengecam kelambanan organisasi internasional dalam hal ini untuk menekan pemerintah dan tentara Myanmar. Selain itu, ia mendesak China dan Bangladesh, dua negara tetangga di Myanmar, untuk meningkatkan bantuan mereka dan lebih ramah kepada para pengungsi.

    Peraih Nobel Desmond Tutu  meminta Aung San Suu Kyi mengakhiri operasi pimpinan militer melawan minoritas Rohingya Myanmar. ”Saya sekarang tua, jompo dan pensiun secara resmi, tapi saya akan melanggar sumpah jika tetap diam dalam urusan publik,” tulisnya dalam sebuah surat yang diposkan di media sosial.

    ”Bersikap diam dan berpangku tangan tidak sesuai dengan simbol Nobel Perdamaian untuk memimpin negara tersebut,” kata aktivis anti-apartheid tersebut

    TAGS : Myanmar Rohingya Bangladesh Iran PBB

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/21538/Rouhani-Minta-China-dan-Bangladesh-Bersikap-Ramah-Terhadap-Rohingya/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGerilyawan Rohingya Umumkan Gencatan Senjata
    Next Article Korut Rayakan Ulang Tahun, Jepang-AS Siap Siaga
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan
    • Begini Cara Melacak HP yang Hilang dengan Email Menggunakan Akun Google
    • Samsung Galaxy Z Fold 8 Kapan Rilis? Ini Bocoran dan Fitur Terbarunya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.