Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Rudal Yaman Hantam Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di UEA
    News

    Rudal Yaman Hantam Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di UEA

    December 4, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Rudal Yaman Hantam Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di UEA 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Rudal Yaman Hantam Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di UEA

    Ilustrasi Rudal

    Jakarta – Rudal pasukan tentara Yaman diduga telah menyerang fasilitas tenaga nuklir Uni Emirat Arab (UEA) di Abu Dhabi dengan rudal jelajah, Minggu (3/12) waktu setempat. Fasilitas tersebut berada di pabrik nuklir Barakah di ibu kota UEA.

    Kabar tersebut tercuak saat Unit Rudal Yaman merilis video serangan ke reaktor Nuklir Barakah milik Uni Emirat Arab beberapa waktu setelah membuat pengumuman mengejutkan mengenai serangan mereka pada Minggu (3/12) ke reaktor tersebut.

    Dilansir FNA, pembangkit listrik tenaga nuklir berkapasitas 30 miliar dolar berlokasi di Abu Dhabi dan menghasilkan listrik berkapasitas 5.600 megawatt, yang bekerjasama dengan perusahaan listrik KEPCO di Korea Selatan telah merancang pembangkit listrik Barakah di UAE dan dijadwalkan mulai beroperasi pada 2017.

    Arab Saudi telah menyerang Yaman sejak Maret 2015 untuk mengembalikan kekuasaan kepada presiden buronan Mansour Hadi, sekutu dekat Riyadh. Agresi yang dipimpin Saudi sejauh ini telah membunuh setidaknya 15.000 orang Yaman, termasuk ratusan perempuan dan anak-anak.

    Hampir 3,3 juta orang Yaman, termasuk 2,1 juta anak-anak, saat ini menderita malnutrisi akut. Agresi Al-Saud juga telah menghancurkan fasilitas dan infrastruktur negara tersebut, menghancurkan banyak rumah sakit, sekolah, dan pabrik.

    Direktur bank darah nasional Yaman telah mengumumkan bahwa bank darah tersebut mungkin terpaksa ditutup karena kekurangan uang setelah badan amal medis internasional memutuskan untuk mengakhiri dua tahun masa dukungannya.

    Tercatat, total 2.000 orang juga telah terbunuh oleh wabah kolera di Yaman yang dilanda perang sejak akhir April, pasalnya Arab Saudi mencegah pasien bepergian ke luar negeri untuk perawatan dan menghalangi masuknya obat.

    TAGS : Yaman Arab Saudi Abu Dhabi Rudal

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/25756/Rudal-Yaman-Hantam-Pembangkit-Listrik-Tenaga-Nuklir-di-UEA/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBahram Qassemi Ingatkan Prancis, Nuklir Iran Tak Ada Lagi Nego-negoan
    Next Article Awak Cathay Pasific Akui Rudal Korut Terlihat dari Pesawat
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.