Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Rusia Kecam Janji Kampanye Kontroversial Netanyahu
    News

    Rusia Kecam Janji Kampanye Kontroversial Netanyahu

    September 12, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Rusia Kecam Janji Kampanye Kontroversial Netanyahu

    Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menunjuk peta Jordan Valley saat memberikan pernyataan di Ramat Gan, dekat Tel Aviv, pada 10 September 2019. (Foto: AFP)

    Moskow, Jurnas.com – Rusia mengutuk janji kampanye Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu yang bertekad mencaplok Laut Mati utara dan Lembah Jordan di Tepi Barat yang diduduki pada malam kunjungannya ke kota Sochi di Rusia.

    Kementerian Luar Negeri Rusia memperingatkan bahwa implementasi rencana Netanyahu dapat memantik ketegangan yang sudah parah di wilayah tersebut. Upaya ini juga dapat melemahkan harapan untuk perdamaian yang telah lama ditunggu-tunggu di wilayah itu.



    Karena itu, Rusia mendesak Tel Aviv kembali ke meja perundingan langsung berdasarkan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang relevan, Prinsip Madrid dan Prakarsa Perdamaian Arab.

    Kecaman itu terjadi menjelang kunjungan Netanyahu ke kota resor Laut Hitam Sochi, di mana ia dijadwalkan mengadakan pertemuamln dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin pada Kamis (12/9).

    Baca juga.. :

    • Israel Jebak AS Perang di Afghanistan
    • Pasukan Israel Tembak Mati Remaja Palestina
    • Tindakan Israel Ancam Perdamaian dan Keamanan Global

    Kunjungan yang diumumkan pada Selasa (10/9) akan diadakan hanya lima hari sebelum pemilihan legislatif yang dilakukan oleh Israel. Terakhir kali Putin dan Netanyahu bertemu di Moskow pada 4 April, lagi lima hari sebelum pemilihan Israel terakhir.

    Netanyahu sudah berjanji melanjutkan rencana pencaplokan jika dia menang dalam pemilihan mendatang.

    “Hari ini saya mengumumkan niat saya untuk melamar dengan pembentukan pemerintahan selanjutnya, kedaulatan Israel atas Lembah Jordan dan Laut Mati utara,” kata Netanyahu dalam pidato yang disiarkan langsung di saluran TV Israel pada Selasa malam.

    Ketua Gerakan Liberal Nasional Likud juga menegaskan niatnya untuk mencaplok permukiman Israel di seluruh Tepi Barat yang diduduki jika terpilih kembali, dan dalam koordinasi dengan Presiden AS Donald Trump.

    Rencana itu menuai kritik tajam dari negara-negara di Timur Tengah, termasuk Yordania dan Turki, dan badan-badan internasional seperti PBB dan Liga Arab.

    Sebelelumnya, Rabu (11/9) Iran mengatakan perdana menteri Israel berusaha memenangkan kembali kursi perdana menteri melalui aneksasi dan tuduhan anti-Iran.

    “Netanyahu adalah setelah suara untuk tetap berkuasa dan melanjutkan dengan kebijakan dan agresi ekspansionis satu hari melalui melakukan tuduhan terhadap Republik Islam Iran dan suatu hari dengan mengumumkan niat jahatnya untuk mencaplok bagian-bagian tertentu dari Palestina,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi.

    Ironisnya, Arab Saudi yang berusaha untuk menormalkan hubungan dengan Israel juga mengkritik Netanyahu untuk peningkatan berbahaya terhadap rakyat Palestina dan menyerukan pertemuan darurat Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

    OKI kemudian mengumumkan, pihaknya akan mengadakan pertemuan darurat segera di tingkat menteri luar negeri untuk meninjau kembali rencana perdana menteri Israel.

    Sekretaris Jenderal OKI, Yousef bin Al-Othaimeen sangat mengutuk niat Netanyahu, menekankan bahwa “pengumuman berbahaya adalah agresi lain terhadap hak-hak rakyat Palestina.”

    Ia mengatakan, pertemuan OKI akan membahas kemungkinan langkah-langkah politik dan hukum yang dapat diambil untuk menghadapi agresi baru Israel.

    TAGS : Israel Teroris Israel Teroris Benjamin Netanyahu

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/59178/Rusia-Kecam-Janji-Kampanye-Kontroversial-Netanyahu/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHabibie, IPTEK (DAN IMTAK)
    Next Article Sabet Rekor MURI, 260 Pelabuhan Serentak Bersihkan Laut dari Sampah
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.