Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Saudi Layani Lagi Visa WNI, Umrah Dikecualikan
    News

    Saudi Layani Lagi Visa WNI, Umrah Dikecualikan

    October 24, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Saudi Layani Lagi Visa WNI, Umrah Dikecualikan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Kedutaan Besar (Kedubes) Kerajaan Arab Saudi di Jakarta kembali membuka pelayanan visa untuk warga negara Indonesia (WNI). Layanan pengurusan visa berlaku mulai besok (25/10). Namun, visa umrah masih dikecualikan.

    Informasi tersebut disampaikan resmi Kedutaan Kerajaan Arab Saudi di Jakarta.

    “Visa yang sudah bisa dilayani adalah visa diplomatik, pelajar, dan bisnis. Jadi, tinggal visa umrah saja yang belum,’’ kata Kepala Bidang Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Zaky Zakaria Anshary di Jakarta kemarin (23/10).

    Meski begitu, menurut Zaky, dibukanya kembali pengurusan visa tersebut menjadi sebuah pertanda baik. Selaku penyelenggara umrah dan haji khusus, Zaky optimistis pelayanan umrah dari Indonesia bisa dibuka lagi dalam waktu dekat. Pihaknya masih menunggu pengumuman resmi dari Arab Saudi maupun pemerintah Indonesia tentang kepastian penyelenggaraan umrah.

    Sementara itu, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Nur Arifin menuturkan bahwa pihaknya terus mempersiapkan penyelenggaraan umrah pada masa pandemi. Salah satunya, melakukan simulasi atau geladi bersih pelaksanaan umrah. Rencananya, geladi bersih berlangsung di Jakarta pada 29 Oktober. Arifin menyebut geladi tersebut sebagai persiapan jika sewaktu-waktu Arab Saudi membuka pintu pengiriman jamaah umrah untuk Indonesia. ’’Sampai saat ini kan belum ada visa umrah. Jadi, sekarang kami dari Kemenag bertugas menyiapkan teknis-teknisnya,’’ ujarnya.

    Dia menegaskan, penyelenggaraan umrah nanti harus dijalankan sebaik-baiknya. Dengan begitu, kepercayaan Arab Saudi bisa terbangun. Jangan sampai kejadian saat umrah dibuka pada 1 November 2020 sampai 20 Februari 2021 terulang. Saat itu ada 125 dokumen perjalanan jamaah umrah dari Indonesia yang dinyatakan negatif di Indonesia. Namun, ketika dilakukan swab PCR di Saudi, ternyata hasilnya positif Covid-19. ’’Kejadian seperti itu kan membuat catatan khusus. Jangan mengulangi lagi,’’ tuturnya.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTerus Cari Sumber Pertumbuhan Baru, BRI Siapkan Roadmap Pemberdayaan UMKM – KRJOGJA
    Next Article Prokes Umrah Jadi Hal Wajib, Kemenag Diminta Pastikan Kapan Berangkat
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Outfit Nonton Konser yang Stylish dan Cocok untuk Semua Genre
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.