Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Sebagian Besar Suplai Narkoba dari Luar Negeri, BNN Sebut Dua Negara Ini
    News

    Sebagian Besar Suplai Narkoba dari Luar Negeri, BNN Sebut Dua Negara Ini

    March 23, 2024Updated:June 30, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Sebagian Besar Suplai Narkoba dari Luar Negeri, BNN Sebut Dua Negara Ini 1
    Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Marthinus Hukom memberikan keterangan saat Peringatan 22 Tahun BNN RI di Jakarta, Jumat (22/3). (BP/Antara)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Marthinus Hukom menyebutkan sebagian besar suplai narkoba di Indonesia datang dari luar negeri melalui jalur laut.

    Hal ini dikatakannya sudah rahasia umum. Ia pun menyebut dua negara, yakni Myanmar dan Afghanistan sebagai penyuplai yang banyak mendatangkan barang haram ini ke Indonesia.

    “Sudah bukan rahasia umum, suplai narkoba banyak masuk dari Myanmar dan Afghanistan,” ujar Marthinus dalam Peringatan 22 Tahun BNN RI di Jakarta, Jumat (22/3) dikutip dari Kantor Berita Antara.

    Berdasarkan catatan Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Urusan Narkoba dan Kejahatan (United Nations Office on Drugs and Crime/UNDOC), Myanmar dan Afghanistan merupakan pemasok narkoba terbesar di dunia.

    UNDOC mencatat Myanmar merupakan satu dari segitiga emas pengedaran narkoba bersama Thailand dan Laos, sedangkan Afghanistan merupakan negara pemasok opium (getah bahan baku narkotika) terbesar di dunia.

    Untuk itu, Marthinus menegaskan pihaknya terus melakukan audiensi dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI guna mengatasi peredaran narkoba dari negara lain melalui jalur laut.

    Selain itu, kata dia, dirinya bersama para Kepala BNN Provinsi (BNNP), khususnya di daerah perbatasan, juga telah melakukan kunjungan ke Malaysia dan Singapura dalam rangka mendorong kolaborasi pencegahan peredaran narkoba.

    “Ini dilakukan untuk bersama-sama memperkuat wilayah perbatasan masing-masing dalam mencegah terjadinya peredaran gelap narkotika lintas negara,” tuturnya.

    Tak hanya di dalam negeri, kata Marthinus, pihaknya telah membangun komunikasi dengan pihak counterparty dari negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.

    “Bahkan kami juga akan ke Myanmar untuk melihat penegakan hukum di sana, lalu kami akan sharing, kami akan lakukan joint analysis,” kata Marthinus.

    Berbagai langkah tersebut, menurut dia, dilakukan untuk melihat bentangan jaringan secara lebih utuh, lantaran BNN RI tidak mungkin bekerja sendiri, tetapi wajib mengajak semua elemen, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

    Lantaran masyarakat Indonesia merupakan salah satu sasaran dan korban dari peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba dari luar negeri, Marthinus mengajak segenap komponen masyarakat untuk bersama membangun kesadaran politik tentang adanya ancaman tersebut.

    “Ancaman ini datang kapan saja dan kepada siapa saja, mungkin diri kita, anak kita, keluarga kita, atau orang yang kita kasihi bisa terdampak bahaya narkoba,” ucap dia. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDibandingkan Tahun Lalu, Laju Kasus DBD di Indonesia Capai Dua Kali Lipat
    Next Article Xpeng segarkan P7i dengan “Wing Edition”
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • TradingView Makin Populer di Kalangan Trader: Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya
    • 6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.