Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Sebanyak 22 Orang Dikabarkan Meninggal Banjir dan Longsor Sumatera
    News

    Sebanyak 22 Orang Dikabarkan Meninggal Banjir dan Longsor Sumatera

    October 13, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Sebanyak 22 Orang Dikabarkan Meninggal Banjir dan Longsor Sumatera

    Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho

    Jakarta-  Dikabarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat, sebanyak 22 orang meninggal dunia dan 15 orang lainnya hilang,  akibat banjir dan longsor di Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

    Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan hujan deras yang melanda wilayah di Sumatera Utara dan Sumatera Barat terjadi selama Kamis dan Jumat telah menyebabkan bencana banjir, banjir bandang, dan longsor di beberapa tempat.



    Data sementara BPBD  Sumatera Utara dan Sumatera Barat, korban meninggal, hilang, dan luka-luka terjadi di Kabupaten Mandailing Natal, Kota Sibolga, Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Pasaman Barat.

    Banjir dan longsor melanda 9 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara yaitu Kecamatan Natal, Lingga Bayu, Muara Batang Gadis, Naga Juang, Panyambungan Utara, Bukit Malintang, Ulu Pungkut, Kota Nopan dan Batang Natal pada Jumat pagi dan sore hari.

    Baca juga :

    • Gempa Situbondo Bikin Pasien Berhamburan dan Tiga Orang Tewas
    • 5.000 Orang Diperkirakan Masih Hilang Akibat Gempa
    • 12 Orang Tewas Akibat Hujan Deras

    “Data sementara tercatat 13 orang meninggal dunia dan 10 orang hilang di Mandailing Natal,” ungkap Sutopo.

    Korban meninggal di antaranya adalah 11 murid madrasah di Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

    “Korban jiwa tersebut akibat tertimpa bangunan yang hancur diterjang banjir bandang pada Jumat sore saat jam pelajaran sedang berlangsung,” ujar dia.

    Lebih lanjut diperkirakan 10 orang hilang di wilayah tersebut. Sutopo mengatakan kejadian banjir bandang berlangsung mendadak.

    Sungai Aek Saladi tiba-tiba mengalir dengan debit besar dan membawa lumpur dan meluap sehingga menerjang madrasah.

    “Jumlah korban hilang masih dapat berubah karena belum dapat dipastikan. Korban tertimbun lumpur dan material tembok yang roboh,” lanjut Sutopo.

    Sementara itu, pada Sabtu pagi ditemukan 2 korban meninggal lagi akibat kendaraan masuk sungai dan hanyut.

    Dampak banjir bandang dan longsor di Mandailing Natal ujar Sutopo, antara lain 17 unit rumah roboh, 5 unit rumah hanyut, ratusan rumah terendam banjir dengan ketinggian 1-2 meter di Kecamatan Natal dan Muara Batang Gadis.

    Hujan juga menyebabkan longsor di beberapa daerah di Kota Sibolga, Sumatera Utara pada Kamis sore. Longsor menyebabkan 4 orang meninggal dunia, 1 orang luka berat, dan 3 orang luka ringan.

    Kerugian material meliputi 25 rumah rusak berat, 4 unit rumah rusak sedang dan sekitar 100 rumah terendam banjir dengan tinggi 60-80 centimeter.

    Sementara itu, banjir bandang juga terjadi di Nagari Tanjung Bonai, Jorong Kalo-Kalo, Jorong Ranah Batu di Kecamatan Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat pada Kamis malam.

    Banjir bandang menyebabkan 4 orang meninggal dunia dan 3 orang hilang. Selain itu, terdapat 6 orang luka-luka, 6 unit rumah rusak berat, 3 kedai rusak berat, 1 ruko rusak berat dan 2 jembatan rusak berat.

    Beberapa wilayah di Kabupaten Pasaman Barat juga terjadi longsor dan banjir pada Kamis malam.

    Wilayah yang mengalami bencana adalah Kecamatan Pasaman, Ranah Batan, Koto Balingka, Sei Beremas, Lembah Melintang, Gunung Tuleh, Talamau, Sasak dan Kinali.

    Korban 1 orang meninggal dunia dan 2 orang hilang. Kerusakan meliputi sekitar 500 unit terendam banjir, 3 unit jembatan gantung roboh dan 2 unit rumah hanyut. (AA)

    TAGS : Tanggap Bencana Banjir BNPB Sumatera Utara

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/42182/Sebanyak-22-Orang-Dikabarkan-Meninggal-Banjir-dan-Longsor-Sumatera/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTurki Bebaskan Pendeta Andrew Brunson
    Next Article Habib Umar: Seluruh Kitab Suci untuk Perdamaian
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.