Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Sejak Varian Delta Masuk, Anak-anak Terkena COVID-19 Alami Peningkatan
    News

    Sejak Varian Delta Masuk, Anak-anak Terkena COVID-19 Alami Peningkatan

    June 22, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sejak Varian Delta Masuk, Anak-anak Terkena COVID-19 Alami Peningkatan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Sejak Varian Delta Masuk, Anak-anak Terkena COVID-19 Alami Peningkatan 2
    Ilustrasi. (BP/tomik)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengharapkan pemerintah menyiapkan langkah untuk memberikan vaksin COVID-19 bagi anak-anak. Hal ini mengingat kasus penyebaran virus itu juga sudah mulai meningkat ke kategori anak-anak per Juni 2021 ini.

    Ketua Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dokter Adib Khumaidi dalam Bincang Antara, Selasa (22/6), dikutip dari Kantor Berita Antara,  menjelaskan dari data yang terhimpun oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) peningkatan kasus COVID-19 pada anak- anak meningkat. Ini seiring masuknya varian Delta di Indonesia.

    IDAI mengungkapkan setidaknya 1 dari 8 kasus COVID-19 merupakan kasus anak-anak. Perbandingan itu menunjukan anak-anak menjadi kategori yang juga berisiko tertular COVID-19 bersamaan dengan orang dengan komorbid dan lansia.

    Bahkan Indonesia menjadi peringkat pertama tingkat kematian tertinggi di dunia untuk kategori anak-anak yang terpapar COVID-19. Dengan catatan tingkat case fatality rate 3-5 persen menurut IDAI.

    Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mendukung pemberian vaksin COVID-19 pada anak-anak ialah dengan melakukan uji klinis.

    “Jadi memang sampai saat ini belum ada proses uji klinis (vaksin COVID-19) untuk anak- anak. Untuk memberikan vaksin itu diperlukan proses uji klinis, ketika uji klinis sudah dinyatakan aman maka barulah vaksin bisa diberikan kepada anak-anak,” katanya.

    Adapun yang harus dilakukan orangtua di masa genting saat COVID-19 mengancam anak-anak adalah dengan tidak membiarkannya lengah terhadap protokol kesehatan. Ortu juga disarankan tidak mengajak anak untuk keluar rumah jika tidak diperlukan.

    “Anak- anak ini tidak hanya menjadi korban. Mereka juga bisa berperan jadi carrier (jika terpapar COVID-19) bagi orangtua dan kakek neneknya,” kata Adib.

    Untuk itu ia mengharapkan pemerintah dapat mengambil langkah untuk memulai menyiapkan pemberian vaksin COVID-19 untuk anak- anak.

    “Kita harapkan pemerintah juga mengupayakan vaksinasi untuk anak- anak. Kita harap segera ya,” katanya.

    Batam Meningkat

    Jumlah anak yang terpapar COVID-19 di Kota Batam Kepulauan Riau meningkat signifikan, dalam sebulan terakhir berdasarkan catatan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 setempat.

    Satgas Penanganan COVID-19 Kota Batam mencatat terdapat 237 balita, 280 anak usia 6-11 tahun dan 285 anak usia 12-16 tahun yang terpapar COVID-19 hingga Senin (21/6) atau meningkat dibandingkan data 29 Mei 2021, sebanyak 184 balita, 215 anak usia 6-11 tahun, dan 215 anak usia 12-16 tahun.

    “Angka ini naik signifikan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi dikonfirmasi Selasa.

    Berdasarkan Data Satgas, maka penambahan balita terpapar COVID-19 dalam waktu kurang dari sebulan terakhir mencapai 53 orang, anak usia 6-11 tahun mencapai 65 orang, dan anak usia 12-16 tahun sebanyak 70 orang.

    Meski begitu, Didi masih enggan mengaitkan peningkatan kasus COVID-19 pada anak di Batam dengan beredarnya varian baru. “Belum kayaknya,” kata Didi.

    Masih berdasarkan catatan Satgas, tingkat kematian pada anak akibat COVID-19 relatif rendah. Pada balita, mencapai 1,27 persen, atau tiga dari 237 kasus. Dan pada anak usia 6-11 tahun dan 12-16 tahun yang tercatat positif COVID-19, tidak ada yang meninggal.

    Peningkatan kasus COVID-19 pada anak di Batam, seiring lonjakan kasus secara umum yang terjadi semenjak menjelang Ramadan. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDua Hari ke Depan, Gelombang Tinggi hingga 6 Meter Berpotensi Terjadi
    Next Article Yusuf Mansur Borong 250 Juta Saham Milik Perusahaan Hary Tanoe
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta (Instagram)

    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta Saat Pramono Naik Haji

    May 22, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.