Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Entertainment»Sekelumit Cerita Pengamat Soal Kiprah Nomo Koeswoyo di Dunia Musik
    Entertainment

    Sekelumit Cerita Pengamat Soal Kiprah Nomo Koeswoyo di Dunia Musik

    March 16, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sekelumit Cerita Pengamat Soal Kiprah Nomo Koeswoyo di Dunia Musik 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Musisi legendaris Koesnomo Koeswoyo atau Nomo Koeswoyo meninggal dunia di usia 85 tahun. Dia mengembuskan napas terakhir di Magelang, Jawa Tengah, pada Rabu (15/3) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

    Pengamat musik Stanley Tulung mengatakan, Nomo Koeswoyo bersama saudara-saudaranya personil Koes Bersaudara, sempat meraih masa kejayaan lewat karya-karyanya yang dirilis dalam bentuk album.

    Namun, situasi jadi kurang bersahabat saat personil Koes Bersaudara ditangkap pada masa pemerintahan Orde Lama pada 29 Juni 1965. Mereka dianggap memainkan lagu kebarat-baratan yang dilarang pada masa itu.

    Nomo yang luput dari pencidukan aparat karena sedang tidak berada di tempat pada saat kejadian, memutuskan mendatangi kantor polisi dan minta ditahan sebagai bentuk solidaritas. Mereka kemudian dibebaskan pada 29 September 1965.

    Beberapa tahun kemudian mereka mengalami kesulitan ekonomi yang kemudian membuat perbedaan pendapat hingga mengakibatkan terjadinya perpecahan di internal. Nomo Koeswoyo akhirnya memutuskan untuk keluar dari Koes Bersaudara.

    “Dia keluar dari Koes Bersaudara, bikin No Koes dan memproduseri beberapa musisi seperti Usman Bersaudara,” jelas Stanley Tulung kepada JawaPos.com, Kamis (16/3).

    Usman Bersaudara termasuk grup grup musik cukup terkenal di era 1970-an. Salah satu albumnya berjudul Omong Kosong dan sejumlah lagu di dalamnya menjadi hits seperti Kasih Mama, Omong Kosong, Mandolin 2, Wulandari, dan I Love You.

    Selain memproduseri Usman Bersaudara, dalam catatan Stanley Tulung, Nomo Koeswoyo juga mengorbitkan Kembar Grup dengan personel Alex dan Jacob.

    Selain itu, kiprah Nomo Koeswoyo sebagai produser juga terlihat dengan mengorbitkan anak-anaknya ke dunia musik tanah air air. Mereka adalah Chicha Koeswoyo dan Helen Koeswoyo. Nomo menciptakan lagu untuk mereka.

    “Chicha dan Helen terjun ke dunia musik ada andil besar dari Nomo,” kata Stanley Tulung.

    Selain mengotbitkan anak-anaknya, Nomo juga mengorbitkan penyanyi lain yaitu Reza Koeswoyo dan Sari Koeswoyo. “Dia memang nggak terjun langsung sebagai pemain tapi dia lebih banyak di belakang layar. Di usia tua dia menepi di Magelang,” kata Stanley.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMerapi Masih Keluarkan Lava Pijar
    Next Article Keputusan Tak Ditentukan Satu Pimpinan Saja
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    tempat wisata Bandung terbaru 2026 (Ilustrasi/AI)

    Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan

    June 26, 2026
    KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026 (ilustrasi)

    KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026

    June 18, 2026
    Cara Beli Tiket BTS Jakarta 2026 Biar Nggak Gagal (Ilustrasi/AI)

    Cara Beli Tiket BTS Jakarta 2026 Biar Nggak Gagal

    June 9, 2026
    Film Apex Netflix Thriller Survival Intens (YouTube/Netflix))

    Film Apex Netflix Thriller Survival Intens Charlize Theron vs Taron Egerton

    April 28, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.