Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Sekjen Ingatkan 3 Perspektif PDIP ke Kader
    News

    Sekjen Ingatkan 3 Perspektif PDIP ke Kader

    February 26, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sekjen Ingatkan 3 Perspektif PDIP ke Kader 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Sekjen Ingatkan 3 Perspektif PDIP ke Kader 2
    Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menghadiri perayaan HUT ke-50 PDIP bersama ribuan kader dan simpatisan di alun-alun kota, Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (26/2/2023). (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Tiga perspektif partai PDI Perjuangan diingatkan kembali kepada ribuan kader di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. “Para kader muda partai harus memahami, mendalami, dan melaksanakan tiga perspektif ini,” kata Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (Sekjen PDIP) Hasto Kristiyanto di Jakarta, dikutip dari kantor berita Antara, Minggu (26/2).

    Dia menjelaskan, perspektif pertama adalah historis atau kesejarahan. Sejatinya PDIP merupakan partai yang berakar dari rakyat, ada sejak Bung Karno mendirikan Partai Nasionalis Indonesia (PNI) tahun 1928. Saat itu, PNI berjuang untuk Kemerdekaan Republik Indonesia.

    “Pespektif historis ini penting bahwa PDI Perjuangan bukan partai kemarin sore, PDI Perjuangan ditempa perjuangan dan pengalaman. Partai ini masih tetap ada sampai sekarang. Itu karena dukungan rakyat. Tanpa dukungan rakyat kita takkan ada,” katanya.

    Dengan sejarah itu, Hasto mengingatkan para kader PDIP memiliki tugas yang membentang luas untuk berjuang menggunakan ide dan gagasan Bung Karno dengan menyatu bersama rakyat dan mendatangkan program yang konkret bagi rakyat. “Ibu Mega selalu menginstruksikan kepada tiga pilar partai untuk selalu memberikan perhatian kepada rakyat. Berpolitik bukan berorientasi pada elektoral semata,” katanya.

    Perspektif kedua, kata dia, adalah ideologis di mana Bung Karno telah merumuskan Pancasila sebagai falsafah dasar yang digali dari rakyat sendiri. Dalam pengalamannya, Bung Karno bertemu dengan Pak Marhaen yang memberikan sebuah kesadaran akan sosok rakyat yang diperjuangkan PDIP.

    “Maka PDI Perjuangan wajib berjuang bagi ‘wong cilik’, petani, buruh, dan nelayan,untuk diberdayakan dan dididik lewat politik anggaran guna dibebaskan dari kemiskinan. Untuk membuktikan Pancasila membebaskan ‘wong Cilik’. Karena seperti kata Bung Karno, Tuhan bersemayam di gubuknya si miskin,” kata Hasto.

    Ia mengatakan, para kader PDIP harus memahami bahwa ideologi Pancasila merupakan ideologi bangsa yang menjadi landasan untuk merancang kebijakan agar rakyat Indonesia dapat hidup lebih baik, anaknya cerdas, menguasai ilmu pengetahuan, dan teknologi (iptek). “Tanpa kuasai iptek, tanpa kembangkan pendidikan anak, maka kita takkan mungkin jadi bangsa maju,” ujarnya.

    Perspektif ketiga adalah kerakyatan. Seluruh kader muda PDIP wajib mengobarkan semangat kerakyatan. Semua harus mengingat bahwa PDIP bisa menang dua kali berturut-turut di dua pemilu terakhi karena dukungan rakyat.

    Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menghadiri Perayaan HUT Ke-50 PDIP bersama ribuan kader dan simpatisan di alun-alun kota, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Minggu. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTanda Depresi Bisa Muncul sejak Usia 5 Tahun
    Next Article GM mulai produksi Trax Crossover di Korea Selatan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.