Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Selama Dua Pekan, Kasus Gangguan Ginjal Tidak Bertambah
    News

    Selama Dua Pekan, Kasus Gangguan Ginjal Tidak Bertambah

    November 16, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Selama Dua Pekan, Kasus Gangguan Ginjal Tidak Bertambah 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Selama Dua Pekan, Kasus Gangguan Ginjal Tidak Bertambah 2
    Arsip Foto – Dokter mengecek kondisi pasien anak yang mengalami gangguan ginjal akut di Ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin, Banda Aceh, Aceh, Jumat (21/10/2022).(BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Angka kasus gangguan ginjal akut pada anak tidak bertambah dalam dua pekan terakhir. “Sejak 2 November 2022 sampai sekarang, atau dua pekan terakhir, terjadi penurunan kasus. Artinya, kasus tidak bertambah, sehingga tetap 324 kasus dalam dua pekan terakhir,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril, dalam konferensi pers yang diikuti via daring di Jakarta, Rabu siang (16/11).

    Ia mengatakan bahwa hingga 15 November 2022 kasus gangguan ginjal akut pada anak dilaporkan muncul di 27 provinsi di Indonesia, termasuk DKI Jakarta (83 kasus), Jawa Barat (41 kasus), Aceh (32 kasus), Jawa Timur (25 kasus), Banten (21 kasus), Sumatera Barat (20 kasus), Bali (16 kasus), dan Sumatera Utara (15 kasus).

    Kasus gangguan ginjal akut pada anak juga ditemukan di Sulawesi Selatan (9 kasus), Jambi (8 kasus), Nusa Tenggara Timur (6 kasus), Daerah Istimewa Yogyakarta (6 kasus), Sumatera Selatan (5 kasus), Jawa Tengah (5 kasus), serta Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Tenggara, Kepulauan Riau, dan Lampung dengan masing-masing empat kasus.

    Selain itu, ada tiga kasus di Kalimantan Utara tiga kasus; masing-masing dua kasus di Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah; serta masing-masing satu kasus di Gorontalo, Bengkulu, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Barat.

    Menurut data pemerintah 111 pasien gangguan ginjal akut sudah sembuh, 199 orang meninggal, dan 14 orang masih menjalani perawatan intensif. “Empat belas masih dirawat di RSCM. Itu masuk dalam kategori stadium 3 atau yang paling berat. Kerusakan ginjalnya cukup parah dengan kondisi lain, namun tidak ada komorbid, karena masih anak-anak,” kata Syahril.

    Syahril menjelaskan bahwa intervensi pemerintah yang berkontribusi pada penurunan angka kasus gangguan ginjal akut pada anak di Indonesia di antaranya pemberlakuan larangan sementara menggunakan sediaan obat sirop sejak 18 Oktober 2022.

    Selain itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan merilis daftar obat yang aman untuk dikonsumsi pada 23 Oktober 2022 dan pemerintah mendistribusikan obat Fomepizole sebanyak 16 vial pada 25 Oktober 2022 dan 100 vial pada 30 Oktober 2022 untuk mendukung penanganan pasien dengan gangguan ginjal akut.

    “Fomepizole sementara ini masih ada persediaan yang siap dikirim ke daerah yang membutuhkan. Sementara ini belum memesan lebih banyak lagi,” kata Syahril, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Sulianti Saroso. (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSoal UMP, Gugatan Eks Gubernur DKI Anies Baswedan Kalah Di Tingkat Banding
    Next Article Pemerintah Diminta Segera Serahkan Surpres Pergantian Panglima TNI
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.