Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Selama Tujuh Hari, Ribuan Warga China Tewas Terkena Covid-19
    International

    Selama Tujuh Hari, Ribuan Warga China Tewas Terkena Covid-19

    January 29, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Selama Tujuh Hari, Ribuan Warga China Tewas Terkena Covid-19 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Selama Tujuh Hari, Ribuan Warga China Tewas Terkena Covid-19 2
    Pedagang barang-barang antik menata dagangannya pada hari pertama pembukaan kembali Pasar Seni Panjiayuan, Kota Beijing, China, Senin (23/1/2023), setelah tutup sehari menjelang Tahun Baru Imlek 2023. Sepanjang tahun 2022 pasar seni terbesar di Ibu Kota tersebut telah beberapa kali ditutup total (lockdown) sebelum kebijakan nol kasus COVID-19 dicabut pada 7 Desember. (BP/Ant)

    BEIJING, BALIPOST.com – Serangan COVID-19 dalam tujuh hari pada 20-26 Januari 2023, menyebabkan sebanyak 6.364 warga China tewas.

    Dikutip dari kantor berita Antara, Minggu (29/1), data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular China (CCDC) di Beijing, mengungkapkan bahwa data kematian tersebut menurun jika dibandingkan dengan periode 13-19 Januari yang mencapai angka 12.658 kasus.

    Dari 6.364 kasus kematian COVID saat dalam perawatan di rumah sakit, 289 kasus akibat kegagalan sistem pernapasan dan 6.075 kasus sisanya memiliki penyakit bawaan. Serangan COVID tiga tahun terakhir telah mengakibatkan sekitar 80 ribu warga China tewas.

    Otoritas China menentukan kasus kematian COVID-19 berdasarkan hasil tes positif PCR sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan lembaga internasional lainnya.

    Pada Kamis (26/1) tercatat 215.958 orang dirawat di rumah sakit karena COVID, termasuk 26.156 dalam kondisi parah. Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) pada 25 Desember 2022 memutuskan penghentian publikasi perkembangan data COVID. Beberapa negara menanggapi kebijakan tersebut dengan mengambil tindakan pembatasan kedatangan warga China.

    WHO memaklumi sikap beberapa negara tersebut dan mendesak China bersikap transparan terkait dengan perkembangan data COVID. NHC sebagai otoritas kesehatan China memerintahkan CCDC menyampaikan laporan berkala tentang data perkembangan COVID. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIndonesia Fokus Penguatan Kerjasama Kawasan Asteng
    Next Article Menpora Luncurkan Maskot PON 2024
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.