Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Semeru Erupsi Selama 102 Detik, Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas di Besuk Kobokan
    News

    Semeru Erupsi Selama 102 Detik, Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas di Besuk Kobokan

    February 25, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Semeru Erupsi Selama 102 Detik, Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas di Besuk Kobokan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Semeru Erupsi Selama 102 Detik, Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas di Besuk Kobokan 2
    Foto dokumen Gunung Semeru alami erupsi yang terpantau dari PPGA Semeru di Gunung Sawur Lumajang, pada Selasa (20/12/2022). (BP/Dokumen Antara)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekam peristiwa erupsi yang berlangsung selama 102 detik di kawah Gunung Semeru, Jawa Timur. Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Sigit Rian Alfian mengatakan, letusan gunung tertinggi di Pulau Jawa itu terjadi pada Sabtu (24/2), pukul 23.24 WIB

    “Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter,” kata Sigit.

    Masyarakat tidak diperbolehkan melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

    PVMBG juga mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu.

    Awan panas, guguran lava, dan lahar perlu diwaspadai di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

    Berdasarkan pengamatan PVMBG, keberadaan sumber magma pada kedalaman enam kilometer menyebabkan Gunung Semeru aktif mengalami erupsi dan berbagai aktivitas kegempaan lainnya.

    Pada tahun 2023, Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut tersebut mengalami erupsi sebanyak 29.131 kali, dan menduduki posisi gunung berapi paling aktif di Indonesia. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSurvei Sebut Trump Unggul dari Biden di Pemilu
    Next Article Tiket MotoGP Mandalika 2024 Mulai Dipasarkan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.