Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Serunya Foto Menteri Desa dengan BPK dan Kode "Ijo Royo-royo"
    News

    Serunya Foto Menteri Desa dengan BPK dan Kode "Ijo Royo-royo"

    December 21, 2017No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Serunya Foto Menteri Desa dengan BPK dan Kode "Ijo Royo-royo" 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Serunya Foto Menteri Desa dengan BPK dan Kode "Ijo Royo-royo"

    Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo saat melantik Irjen Sugito sebagai Ketua Unit Pemberantasan Pungutan Liar Kemendes.

    Jakarta – Mantan Irjen Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT), Sugito tak membantah jika Menteri Desa (Mendes) Eko Putro Sandjojo pernah membahas opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Choirul Anam. Itu terjadi saat Eko bertemu dengan Anam di kantor BPK, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

    Hal itu terungkap saat Sugito bersaksi untuk terdakwa suap pemulusan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap laporan keuangan Kemendes PDTT, tahun anggaran 2017, ‎Rochmadi Saptogiri di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (20/12/2017). Pertemuan itu tak dipungkiri Sugito setelah sebelumnya dikonfirmasi oleh Jaksa KPK, Takdir Suhan.

    Awalnya, Jaksa takdir‎ mengkonfirmasi Sugito mengenai orang yang mengabadikan foto antara Mendes Eko dengan Choirul Anam. Menurut Sugito, dirinyalah yang mengabadikan moment tersebut.

    Lebih lanjut Jaksa mengkonfirmasi kepada Sugito apakah pertemuan antara Mendes Eko dan Anam untuk membahas persoalan opini WTP. Sugito pun tak membantahnya.

    Menurut Sugito, pembahasan tak hanya soal WTP di Kemendes. “Ya bukan hanya (bahas) WTP Kemendes saja.”,” ujar Sugito.

    ‎Dalam persidangan sebelumnya, Anam mengklaim bahwa foto saat dengan Mendes Eko hanya membahas hobi sepeda gunung. ‎Hal itu kemudian diklasifikasi Jaksa Takdir kepada Sugito.

    Menurut Sugito, peristiwa foto antara Mendes Eko dengan Choirul Anam itu bukan dalam ruang lingkup pembahasan hobi sepeda gunung. “Tidak ada (pembahasan sepeda gunung),” ungkap Sugito.

    Selain foto, jaksa dalam persidangan juga membeberkan adanya kode suap `Ijo royo-royo`. Awalnya, Jaksa Takdir  mempertanyakan apa yang dimaksud dengan `Ijo royo-royo` yang sempat dibicarakan dalam rekaman percakapan antara Sugito dengan Choirul Anam.

    “Ini apa hasilnya Ijo royo-royo, saat pertemuan Anda (Sugito) dengan Rochmadi dan Ali Sadli,” tanya Jaksa Takdir.

    Namun, Sugito tak menjawab dengan lugas saat dikonfirmasi hal tersebut. Sugito hanya menjelaskan soal pertemuannya dengan Rochmadi Saptogiri.‎

    Jaksa KPK lainnya, Ibnu Widodo kemudian mengkonfirmasi hal serupa kepada Sugito. “Maksudnya Ijo Royo-Royo itu apa?,” cecar Jaksa Ibnu Widodo.

    Menurut Sugito, ungkapan atau kode `Ijo Royo-Royo` itu adalah pernyataan Choirul Anam. Sugito berdalih bukan dirinya yang awal kali mengungkap kode tersebut.

    “Maksudnya, gampang ketemu antara saya dengan Pak Rochmadi, itu tapi yang bilang Anam,” tandas Sugito.

    Auditor III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rochmadi Saptogiri‎ sebelumnya didakwa telah memuluskan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), tahun anggaran 2016. Rochmadi ‎didakwa menerima uang suap Rp 240 dari Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendes PDTT, Sugito dan Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kemendes PDTT, Jarot Budi Prabowo.

    Suap itu dimaksudkan untuk memuluskan opini WTP. Dimana dalam laporan keuangan Kemendes PDTT tahun anggaran 2015 dan 2016 terdapat ‎temuan yang seharusnya dipertanggungjawabkan.

    Berkat `pemulus` itu, laporan keuangan tersebut mendapat opini WTP oleh BPK. Pemberian opini WTP tersebut dimuluskan oleh dua auditor BPK, Ali Sadli dan Rochmadi Saptogiri.

    Awalnya, kedua auditor BPK tersebut meminta harga untuk opini WTP ke Sugito sebesar Rp 250 juta lewat auditor BPK, Choirul Anam. Akhirnya keduanya menerima ‎Rp 240 juta. Uang suap itu diperoleh dari hasil urunan sejumlah pejabat Kemendes.

    TAGS : Kemendesa BPK Sugito WTP

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/26686/Serunya-Foto-Menteri-Desa-dengan-BPK-dan-Kode-Ijo-Royo-royo/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKaos Hitam Jaket Jeans, Gaya Putri Setnov ke KPK
    Next Article LGBT, Kesadaran Naif
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.