Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Setelah Sanksi Ekonomi, AS Kembali Ancam Iran
    News

    Setelah Sanksi Ekonomi, AS Kembali Ancam Iran

    July 23, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Setelah Sanksi Ekonomi, AS Kembali Ancam Iran 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Setelah Sanksi Ekonomi, AS Kembali Ancam Iran

    Donald Trump (Foto: Reuters)

    Jakarta – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memperingatkan bahwa Iran akan menghadapi konsekuensi baru yang serius kecuali membebaskan dan mengembalikan semua warga negara Amerika yang ditahan di Negeri Para Mullah tersebut.

    Trump mendesak Iran mengembalikan Robert Levinson, mantan petugas penegak hukum AS yang kabarnya menghilang lebih dari 10 tahun lalu. Ia juga menuntut agar Teheran membebaskan Siamak Namazi dan ayahnya, Baquer, Reuters melaporkan dikutip dari Financial Tribune pada Minggu (23/7)

    Pada Selasa (17/7), Washington menjatuhkan sanksi ekonomi baru terhadap Iran mengenai program rudal balistiknya dengan alasan kegiatan kejahatan Teheran di Timur Tengah mengurangi kontribusi positif yang berasal dari kesepakatan nuklir 2015.

    Langkah tersebut memberi isyarat, pemerintah Trump berusaha memberi tekanan lebih besar pada Iran sembari tetap melakukan kesepakatan antara Teheran dan enam kekuatan dunia untuk mengekang program nuklirnya dengan imbalan sanksi minyak dan keuangan internasional.

    Pernyataan Jumat (21/7) mengatakan Trump dan pemerintahannya melipatgandakan usaha mengembalikan semua orang Amerika  yang ditahan tidak adil di luar negeri. Pengadilan Iran menghukum Siamak Namazi berusia 46 tahun dan ayahnya yang berusia 80 tahun Baquer Namazi masing-masing 10 tahun penjara karena tuduhan melakukan mata-mata dan bekerja sama dengan Amerika Serikat. Sementara Levinson, Iran mengatakan tidak mengetahui lokasinya. 

    Pasukan keamanan Iran menahan Siamak pada Oktober 2015 saat ia mengunjungi keluarga di Teheran. Ayahnya, seorang mantan gubernur provinsi Iran dan mantan pejabat UNICEF, ditangkap pada Februari tahun lalu.

    Levinson, mantan agen Biro Investigasi Federal dan untuk Administrasi Penegakan Obat-obatan, menghilang pada 2007 dan pemerintah AS menggelontorkan hadiah sebesar USD5 juta bagi seseorang yang menemukan hingga mengembalikannya dengan selamat

    TAGS : Iran Amerika Serikat Tahanan Ekonomi

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/19172/Setelah-Sanksi-Ekonomi-AS-Kembali-Ancam-Iran/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMenteri UEA: Tak Ada Dialog dengan Qatar
    Next Article Drone AS Menyerang Hingga Tewaskan 15 Polisi Afghanistan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.