Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Setya Novanto Stres
    News

    Setya Novanto Stres

    December 12, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Setya Novanto Stres 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Setya Novanto Stres

    Ketua DPR, Setya Novanto

    Jakarta – Ketua DPR RI, Setya Novanto mengalami depresi menghadapi sidang perdana yang akan digelar Rabu, 13 Desember 2017 di Pengadilan Tipikor Jakarta. Sidang sedianya beragendakan pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Penasihat Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya menilai lumrah jika kliennya mengalami stres menghadapi sidang perdana tersebut. ‎”Yah manusiawi yah hal-hal semacam itu, tapikan yang tidak bisa dibohongi kan record penyakit yah. Siapapun termasuk saya kalau hadapi kondisi semacam ini, tentu ada penyakit bawaan itu yang sudah lama dan akut pasti memberikan dampak yah,” ucap Firman Wijaya di kantor KPK, Jakarta, Selasa (12/12/2017). ‎

    Meski demikian, Firman enggan berspekulasi apakah setya Novanto akan bisa menjalani persidangan besok atau tidak. Namun, kata Firman, kliennya sampai hari ini masih sanggup menjalani pemeriksaan.  

    “‎Saya cuma ingin meletakan itu secara proporsional. ‎Jika beliau mampu sidang yah silakan lanjut, tapi kalau tidak mampu kan tidak bisa dipaksakan,” terang Firman.

    Soal surat dakwaan, kata Firman, pihaknya sudah menerimanya. Firman menilai, ada beberapa hal yang sangat janggal.  “Ada beberapa imajinasi di dalam dakwaan yang belum dapat kami pahami. Apakah itu berdasarkan fakta atau tidak,” tutur Firman.‎
    ‎
    Dikatakan Firman, ada sejumlah penuturan tim jaksa KPK dalam surat dakwaan yang tak dideskripsikan lebih jelas. Alhasil, lanjut Firman,  menimbulkan kerancuan, bahkan terkesan `kabur` dari subtansi perkara.

    “Dalam mendeskripsikan sebuah fakta itukan cara sajikan peristiwa hukum yang mungkin harus diuji kebenarannya ada pula bukti pendukung, bukti bisa saja dihadirkan tapi relevansi, akurasi akan menentukan itu. Bisa saja ada 1000 (bukti) yang dihadirkan, tetapi yang relevansi hanya satu atau akurasi hanya sekian. Terlepas dari otentikasi yah,” pungkas Firman.‎

    TAGS : e-KTP Setya Novanto Depresi

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/26206/Setya-Novanto-Stres/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDua Saksi ini Dicegah Pergi ke Luar Negeri terkait Suap APBD Jambi
    Next Article Ternyata Ayah dan Anak Ini Terduga Teroris
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?
    • Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya
    • TradingView Makin Populer di Kalangan Trader: Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.