Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Sopir Bus Wisata Jangan Diforsir
    News

    Sopir Bus Wisata Jangan Diforsir

    December 17, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sopir Bus Wisata Jangan Diforsir 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Hindari Kasus Kecelakaan Bus seperti yang Terjadi di Mojokerto

    JawaPos.com – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) ikut urun rembuk terkait persiapan angkutan menghadapi libur Natal dan tahun baru (Nataru). Salah satu yang disorot adalah bus wisata, yang hampir pasti ramai pesanan selama libur Nataru.

    Moda transportasi tersebut kerap dicarter demi pelesir wisata. Senior Investigator KNKT Achmad Wildan mengungkapkan, sopir bus wisata berbeda dengan sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Ada sejumlah pengemudinya yang tidak begitu memahami dengan bus yang dibawa. Misalnya, terkait sistem rem.

    “Beberapa kali terjadi kecelakaan itu karena pengemudinya tidak bisa membawa kendaraan dengan sistem rem yang berbeda,” ujar Achmad Wildan kemarin (16/12).

    Selain itu, faktor kelelahan sopir bus wisata harus diwaspadai. Karena berkejaran dengan jadwal, banyak di antara mereka yang harus mengemudi tiga hari tiga malam. Bahkan, kadang tanpa jeda istirahat. Seperti fakta kasus kecelakaan maut di tol Mojokerto pada 16 Mei lalu.

    “Kalau saya, yang lebih khawatirkan adalah pengemudinya. Sebab, kalau kendaraannya itu, sudah banyak yang memenuhi persyaratan teknis laik jalan,” jelas Achmad Wildan.

    Menurut dia, PO bus wisata harus memiliki sistem manajemen keselamatan (SMK) untuk memastikan pengemudi, lintasan, dan sebagainya. Ketika mendapat order, PO bus wisata harus memperhitungkan pengemudinya paham lintasan yang akan didatangi. Termasuk paham teknologi pada bus yang akan dibawa.

    “Juga kontrak kerjanya, kontrak wisatanya, jangan sampai perjalanan 3–4 hari muter-muter tidak ada istirahat yang cukup. Karena kalau seperti itu, memang yang kasihan pengemudinya,” bebernya.

    Di sisi lain, perbankan menyiapkan kebutuhan uang tunai menjelang Nataru. Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha menyatakan, pihaknya menyiapkan net kebutuhan tunai Rp 21 triliun. Dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan transaksi tunai masyarakat selama periode 1 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023. “Jumlah tersebut naik 12 persen dari tahun lalu,” ujarnya.

    Editor : Ilham Safutra

    Reporter : gih/syn/lyn/han/c7/bay


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGeely luncurkan Panda Mini EV dengan jangkauan 150 km di China
    Next Article Via Vallen Singgung Soal Broken Home, Ternyata Tujuannya Sangat Mulia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Outfit Nonton Konser yang Stylish dan Cocok untuk Semua Genre
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.