Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Stellantis tangguhkan produksi kendaraan di Rusia
    Automotive

    Stellantis tangguhkan produksi kendaraan di Rusia

    April 20, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Stellantis tangguhkan produksi kendaraan di Rusia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Produsen mobil Stellantis pada Selasa (19/4) mengatakan bahwa pihaknya menangguhkan produksi di pabrik di Rusia karena kesulitan logistik dan sanksi yang dikenakan pada Moskow.

    Produsen mobil terbesar keempat di dunia, yang memproduksi dan menjual merek Peugeot, Citroёn, Opel, Jeep, dan Fiat di Rusia, hanya menguasai 1 persen pasar mobil di negara itu.

    Perusahaan menjalankan pabrik pembuatan van di Kaluga, sekitar 200 mil tenggara Moskow, yang dimiliki bersama dengan pembuat mobil Jepang Mitsubishi, yang menghentikan produksi di fasilitas tersebut awal bulan ini.

    “Mengingat peningkatan pesat setiap hari dalam sanksi silang dan kesulitan logistik, Stellantis telah menangguhkan operasi manufakturnya di Kaluga untuk memastikan kepatuhan penuh terhadap semua sanksi silang dan untuk melindungi karyawannya,” kata Stellantis dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters, Rabu.

    Pabrik ini mempekerjakan 2.700 orang.

    Perusahaan akan terus membayar gaji melalui skema downtime lokal dan dengan menggunakan periode liburan yang diantisipasi, Stellantis mengatakan kepada Reuters.

    Mereka belum mengetahui berapa lama penghentian akan berlangsung, menambahkan bahwa prioritas saat ini adalah para staf dan kembalinya perdamaian.

    Stellantis telah menangguhkan semua ekspor dan impor kendaraan dengan Rusia, menyusul invasi Moskow ke Ukraina, memindahkan produksi ke Eropa barat.

    Mereka juga mengatakan membekukan rencana untuk lebih banyak investasi di negara itu. Produksi van di Kaluga tetap hanya untuk pasar lokal.

    Sejumlah perusahaan asing telah mengumumkan penutupan sementara toko dan pabrik di Rusia atau mengatakan mereka akan meninggalkan negara itu untuk selamanya sejak Rusia memulai apa yang disebutnya “operasi militer khusus” di Ukraina pada 24 Februari.

    Kepala Eksekutif Stellantis Carlos Tavares pada akhir Maret mengatakan kelompok itu harus menutup pabrik Kaluga segera karena kehabisan suku cadang.

    Secara terpisah, pada Selasa, General Motors Co mengatakan akan memperpanjang penangguhan bisnisnya di Rusia karena konflik dan sanksi internasional.

    Produsen mobil AS, yang awalnya menangguhkan impor ke Rusia dan aktivitas komersial pada 28 Februari, mengatakan pihaknya memberhentikan sebagian besar dari 66 karyawannya dan memberi mereka paket pemisahan.

    GM tidak memiliki pabrik di Rusia dan hanya menjual sekitar 3.000 kendaraan setiap tahun di sana sebelum penangguhan.

    Baca juga: Stellantis akan gunakan teknologi Qualcomm

    Baca juga: Model DS dan Vauxhall akan dibangun di Italia

    Baca juga: LG – Stellantis siapkan usaha patungan baterai EV

    Pewarta: Fathur Rochman
    Editor: Ida Nurcahyani
    Copyright © ANTARA 2022

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleVolvo investasi di StoreDot untuk keperluan baterai mobil listrik
    Next Article Pengendara skuter listrik di Jepang tak perlu lisensi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.