Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Strategi Kampanye Demokrat: Cerdik dan Rawan
    News

    Strategi Kampanye Demokrat: Cerdik dan Rawan

    November 12, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Strategi Kampanye Demokrat: Cerdik dan Rawan

    Ketum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyno (SBY) dan Ketua Kogasma AHY

    Jakarta – Strategi kampanye Partai Demokrat dengan mensosialisasikan prestasi pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tergolong cerdik, tetapi rawan mendapatkan serangan lawan.

    Demikian disampaikan Direktur Sinergi masyarakat untuk demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahudin, kepada Jurnas.com, Jakarta, Senin (12/11).



    Menurutnya, arahan Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) agar caleg Demokrat mengkampanyekan prestasi era pemerintahan SBY memang terbilang bagus dalam pelaksanaan Pemilu serentak saat ini.

    “Strategi yang diformulasikan oleh Partai Demokrat itu sebetulnya bagus. Mereka dan juga parpol-parpol yang lain tentu perlu mencari cara untuk melepaskan diri dari situasi pelik Pemilu serentak,” kata Said.

    Baca juga :

    • Sekam Padi Penuhi Kebutuhan Listrik di Daerah Terpencil
    • Menteri Amran Lantik Pria Asal Pinrang sebagai Direktur Alsintan
    • Rangkul Milenial, Mikha Tambayong Jadi Duta Jantung Sehat

    Kata Said, hal itu mengingat dari sejumlah hasil survei setidaknya tergambar bahwa sejumlah partai politik (Parpol) termasuk Partai Demokrat tidak menerima dampak yang positif dalam pencalonan presiden. Hanya PDIP di koalisi Jokowi-Ma`ruf dan Gerindra di kubu Prabowo-Sandi yang mendapatkan benefitnya.

    “Beruntung, Demokrat pernah punya pimpinan partai yang menjadi penguasa selama 10 tahun. Maka pencapaian di era SBY itulah yang mereka akan pakai untuk memengaruhi Pemilih dalam masa kampanye,” terangnya.

    Namun demikian, kata Said, sekalipun strategi kampanye Demokrat terbilang cerdik, tetapi gagasan itu memiliki celah yang bisa digunakan oleh pihak lain untuk membenturkan Demokrat dengan Prabowo.

    “Publik tentu masih ingat, selama 10 tahun kepemimpiman SBY, Prabowo dan Gerindra secara konsisten mengambil peran sebagai oposisi. Jejak digital yang menggambarkan Prabowo dan Gerindra pernah menampik program-program SBY masih sangat mudah ditemukan,” katanya.

    Nah, lanjut Said, ketika Demokrat kini hendak menjual pencapaian SBY, perbedaan pandangan yang pernah mengemuka diantara SBY dan Prabowo atau Demokrat dan Gerindra bisa saja di `blow up` kembali oleh pihak-pihak tertentu untuk membenturkan teman sekoalisi itu.

    “Tetapi hal tersebut saya kira bukan menjadi persoalan besar, sebab dalam iklim pragmatisme politik saat ini, problem semisal itu juga dialami oleh banyak partai yang lain, dulu lawan, sekarang teman, atau sebaliknya,” katanya.

    Sebetulnya, menurut Said, strategi yang dipakai Partai Demokrat tidak begitu penting, jika diawal pembentukan koalisi, parpol-parpol yang membangun kesepakatan untuk mendukung capres-cawapres juga menyepakati format kerjasama politik untuk Pileg.

    “Pengalaman pertama di Pemilu serentak 2019 ini saya kira penting untuk dijadikan pelajaran oleh partai-partai politik untuk memperbaiki format kerjasama politik mereka di Pilpres, sekaligus di Pileg. Kalau Pemilu-nya serentak, kerjasamanya juga tentu perlu dilakukan serempak untuk dua Pemilu,” katanya.

    TAGS : Pemilu 2019 Kampanye Partai Demokrat Keberhasilan SBY

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/43764/Strategi-Kampanye-Demokrat-Cerdik-dan-Rawan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKetua DPR Minta Tim Ekonomi Jokowi Atasi Kenaikan Harga Beras Medium
    Next Article Perancis: Erdogan Berbohong Soal Rekaman Pembunuhan Khashoggi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Membuat Video Animasi dengan ChatGPT Agar Hasilnya Keren
    • Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.